Bupati Shalahuddin Resmi Buka Pelatihan Digitalisasi Koperasi Merah Putih Tahun 2026

 

FOTO BERSAMA DENGAN ASISTEN-Usai membuka Pelatihan Digitalisasi Koperasi bagi Pengelola KDKMP Barito Utara Tahun 2026, Asisten Sekda Eveready NoorKadis Nakertranskop UKM dan mewakili unsur FKPD foto bersama dengan para peserta pelatihan, di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).(Media Dayak/ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Eveready Noor secara resmi membuka Pelatihan Digitalisasi Koperasi bagi Pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).

 

Bupati Shalahuddin dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Sekda Eveready Noor menegaskan bahwa pelatihan digitalisasi koperasi merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

 

“Pelatihan ini bukan sekadar menjalankan program daerah, tetapi merupakan amanat besar negara. Pemerintah pusat menginstruksikan agar KDKMP menjadi motor penggerak swasembada pangan dan hilirisasi produk desa. Hal ini tidak akan tercapai jika koperasi masih dikelola secara tradisional. Digitalisasi adalah sebuah keharusan,” tegas Bupati.

 

Bupati menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sejalan dengan visi Kabupaten Barito Utara “Terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang Maju, Tumbuh Pesat, Sejahtera dan Berkeadilan”, khususnya melalui misi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terampil dan mampu menguasai teknologi informasi, serta mendukung pelaksanaan program strategis 11.12 GASPOL.

 

“Semangat GASPOL berarti kita tidak boleh menunda. Percepatan harus dilakukan di seluruh lini, termasuk dalam penguatan ekonomi desa dan kelurahan melalui sistem yang terintegrasi secara digital,” ujarnya.

 

Menurut Bupati, digitalisasi koperasi akan mendorong tata kelola KDKMP yang lebih modern, transparan, efektif, dan efisien. Dengan sistem digital, administrasi dan pencatatan keuangan koperasi dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada anggota, meminimalisir potensi penyimpangan, serta mempercepat pengambilan keputusan.

 

Ia juga meminta seluruh peserta pelatihan agar memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal, baik dalam meningkatkan kemampuan teknis penggunaan aplikasi digital, mempercepat operasional koperasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota dan masyarakat, maupun memperluas jaringan usaha serta pemasaran produk koperasi hingga ke tingkat nasional melalui platform digital.

 

 “Jangan biarkan koperasi hanya menjadi papan nama. Jadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat yang nyata, mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Barito Utara,” pesan Bupati.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan kepada para pengelola KDKMP dalam tata kelola koperasi berbasis teknologi digital.

 

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola koperasi desa dan kelurahan dalam menerapkan teknologi digital agar pengelolaan koperasi menjadi lebih modern, transparan, efektif, dan efisien,” jelas M. Mastur.

 

Ia menambahkan, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 10-12 Februari 2026, bertempat di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari 25 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Barito Utara.

 

Adapun narasumber dan pengajar berasal dari Dinas Nakertranskop UKM Kabupaten Barito Utara, Dekopinda Kabupaten Barito Utara, serta praktisi teknologi digital.

 

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap KDKMP mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional, akuntabel, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.(lna)

 

 

image_print

Pos terkait