Bupati Mura Perdie M Yoseph saat menghadiri acara pelantikan pengurus Batamad.(Media Dayak/Lulus Riadi)
Puruk Cahu, Media Dayak
Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph mengimbau seluruh desa yang ada di wilayah tersebut, untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan usaha mandiri masing-masing.
“Saya akan instruksikan kepada seluruh desa, untuk melaksakan kegiatan serupa, agar meningkatkan perekonomian disetiap desa dengan memanfaatkan Dana Desa (DD) dengan BUMDes,” Kata Perdie belum lama ini, Senin (22/2/2021).
Imbauan ini menurutnya bukanlah isapan jempol belaka, karena saat ini pemerintah daerah sedang fokus untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan (UMKM) dan memaksimalkan sektor potensi wisata, yang diyakini masing masing desa memiliki potensi tersebut.
Ia menjelaskan, hal ini juga selaras dengan arahan dari Kementrian Desa, agar desa yang ada mendirikan BUMDes dengan menggunakan dana desa. Dengan berjalannya program dan kegiatan dari BUMdes itu sendiri, harapannya kedepan dapat meningkatkan sektor PAD desa dan otomatis meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat.
“Saat ini masih banyak desa yang telah memiliki kepengurusan BUMdes, namun belum menjalankannya. Tahun ini kami harapkan bersamaan dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pemda setempat, kegiatan BUMdes dapat mulai berjalan,” harapnya.
Perdie mengharapkan, pelatihan BUMDes ini tidak hanya berhenti sampai disitu. Namun, direalisasikan oleh setiap pemerintah desa dan dikawal oleh pihak pendamping desa. Dirinya juga akan menginstruksikan kepada dinas teknis yang membawahi desa, untuk merealisasikan kegiatan serupa disetiap kecamatan.
“Kita akan terus dorong para perangkat desa untuk bisa menjalankan program ini, sesuai dengan pentunjuk teknis dan pelaksanaan berdasarkan aturan dan perundang undangan yang menaungi BUMdes tersebut,”pungkasnya.(Lus/Lsn)
“Saya akan instruksikan kepada seluruh desa, untuk melaksakan kegiatan serupa, agar meningkatkan perekonomian disetiap desa dengan memanfaatkan Dana Desa (DD) dengan BUMDes,” Kata Perdie belum lama ini, Senin (22/2/2021).
Imbauan ini menurutnya bukanlah isapan jempol belaka, karena saat ini pemerintah daerah sedang fokus untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan (UMKM) dan memaksimalkan sektor potensi wisata, yang diyakini masing masing desa memiliki potensi tersebut.
Ia menjelaskan, hal ini juga selaras dengan arahan dari Kementrian Desa, agar desa yang ada mendirikan BUMDes dengan menggunakan dana desa. Dengan berjalannya program dan kegiatan dari BUMdes itu sendiri, harapannya kedepan dapat meningkatkan sektor PAD desa dan otomatis meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat.
“Saat ini masih banyak desa yang telah memiliki kepengurusan BUMdes, namun belum menjalankannya. Tahun ini kami harapkan bersamaan dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pemda setempat, kegiatan BUMdes dapat mulai berjalan,” harapnya.
Perdie mengharapkan, pelatihan BUMDes ini tidak hanya berhenti sampai disitu. Namun, direalisasikan oleh setiap pemerintah desa dan dikawal oleh pihak pendamping desa. Dirinya juga akan menginstruksikan kepada dinas teknis yang membawahi desa, untuk merealisasikan kegiatan serupa disetiap kecamatan.
“Kita akan terus dorong para perangkat desa untuk bisa menjalankan program ini, sesuai dengan pentunjuk teknis dan pelaksanaan berdasarkan aturan dan perundang undangan yang menaungi BUMdes tersebut,”pungkasnya.(Lus/Lsn)












