Bupati Mura Perdie M Yoseph didampingi istri saat pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan Pesparawi Ke- VI Tingkat Kabupaten Mura(Foto Media Dayak/Lulus Riadi)
Puruk Cahu, Media Dayak
Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph membuka secara resmi kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Ke-VI Tingkat Kabupaten Mura, diikuti oleh ratusan peserta dari 10 kecamatan, yang dilaksanakan di GPU Tira Tangka Balang, kota Puruk Cahu, Senin (16/12) malam.
Dalam laporannya, Ketua Lembaganya Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Mura, Lynda Kristiani Perdie mengatakan, tujuan Pesparawi ini dilaksanakan sebagai wujud nyata peran serta warga gereja dalam melaksanakan program pembangunan khususnya dibidang keagamaan serta pelestarian seni dan budaya.
“Sebagai saranan pembinaan warga gereja dibidang paduan suara upaya memupuk minat, bakat kreativitas warga gereja melalui kegiatan seni dan budaya yang bermanfaat bagi kehidupan, serta sebagai wahana menumbuh kembangkan semangat sportifitas dan persaudaraan bagi sesama gereja yang berlandas iman,” ucap Lynda.
Selain itu juga, Lanjut Lynda, untuk meningkatkan prestasi dan menjaring bibit dikalangan warga Kristiani khususnya dibidang olah vocal lagu-lagu gerejawi, Agar warga mampu memahami potensinya terutama yang menyangkut pengembangan bergikir.
“Kegiatan ini juga merupakan sebagai sarana dalam rangka mempersiapkan kontingen Pesparawi Kabupaten Mura untuk menghadapi kegiatan Pesparawi XVII tingkat Provinsi Kalteng tahun 2020 di Kapuas,” ujarnya.
Masih ditempat yang sama, Bupati kabupaten Mura, Perdie M Yoseph juga mengungkapkan hal yang serupa, melalui kegiatan ini wujudkan persatuan dan kesatuan serta meningkat kebersamaan dan terus memelihara pri kerukunan umat beragama.
“Atas semua itu kita tetap mengenal kasih sebagai pengikat antara satu dan lainnya, jadikan ajang ini sebagai sarana untuk berlomba dalam memuji dan memuliakan nama tuhan, sehingga kita dapat mengukur kualitas keimanan kita kepada tuhan yang maha esa, jangan malah sebaliknya menjadikan Pesparawi sebagai upaya memegahkan diri dan mengejar prestise semata, jadikan implementasi dalam kehidupan kita sehari-hari,” tandasnya. (LUS)












