Nanga Bulik, Media Dayak
Penurunan angka stunting di Kabupaten Lamandau benar-benar menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah setempat.
Di sela-sela pertemuan dengan dunia usaha, Rabu (16/11), Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, secara resmi melaunching program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2022.
Seperti diketahui, stunting menjadi permasalahan yang harus dihadapi dan ditanggulangi secara terpadu dan terintegrasi melalui kolaborasi semua pihak.
“Pembentukan BAAS ini untuk membantu anak-anak asuh yang terkena stunting yang berasal dari keluarga kurang mampu,”ungkap Bupati dalam acara yang dilaksanakan di aula Hotel Putri Tunggal itu.
Bupati menambahkan, pogram BAAS yang dilaunching tersebut merupakan inovasi dari BKKBN sebagai terobosan untuk mendukung perecepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lamandau.
Tentunya, dengan melibatkan seluruh pihak untuk menjadi donatur dalam memberikan bantuan penanganan stunting.
“Saya berharap, kemitraan dan sinergitas antar seluruh pemangku kepentingan dapat terus dikuatkan, ini tidak lain adalah untuk mewujudkan Lamandau zero stunting tahun 2024,” ucap nya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan surat keputusan tentang bapak asuh anak stunting kepada Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD dan Camat serta pimpinan dunia usaha di wilayah kabupaten lamandau sebagai Bapak Asuh Anak Stunting di kabupaten Lamandau tahun 2022. (Tin/Rsn)











