Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.(Media Dayak/Novri J H)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, kembali melontarkan peringatan tegas kepada para pelaku usaha pertambangan dan masyarakat penambang di Gumas agar tidak mengabaikan dampak aktivitas penambangan terhadap infrastruktur publik.
Menurut Jaya, kerusakan jalan maupun jembatan akibat aktivitas tambang bukan hanya menghambat mobilitas, tapi juga berpotensi melumpuhkan akses masyarakat serta mengganggu roda perekonomian daerah.
“Seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga fasilitas umum yang telah dibangun menggunakan anggaran negara. Ia mengingatkan agar kepentingan ekonomi sesaat tidak mengorbankan kepentingan masyarakat luas,” tegas Jaya melalui aplikasi pesan kepada mediadayak.id, Kamis (9/7/2026).
“Saya minta rekan-rekan penambang, mari kita jaga bersama fasilitas umum. Kalau jalan rusak, jembatan runtuh, kita sendiri yang kesulitan. Jangan sampai aktivitas tambang justru memutus akses kita,” tegas Jaya lagi menambahkan.
Jaya menyebut, infrastruktur merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Jalan dan jembatan tidak hanya menjadi jalur distribusi hasil produksi,tapi juga menjadi akses utama bagi masyarakat menuju sekolah, pusat layanan kesehatan, pasar, hingga berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Karena itu,Jaya mengajak seluruh penambang untuk menjalankan aktivitas secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta menjaga kondisi infrastruktur agar tetap layak digunakan.
Jaya berharap kesadaran kolektif seluruh pelaku pertambangan dapat terus ditingkatkan sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat. “Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Gunung Mas dapat berlangsung secara berkelanjutan, sementara fasilitas umum tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh seluruh warga,” tandasnya.(Nov/Aw)













