Bupati Jaya : Kami Tidak Anti Kritik!

Dilantik – Jaya-Efrensia kala dilantik Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran atas nama Mendagri menjadi Bupati/Wabup Gumas 2019-2024. (Media Dayak/Novri JK H)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dua tahun (29 Mei 2019 – 29 Mei 2021) sudah perjalanan pemerintahan Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati (Wabup) Gumas, Efrensia LP Umbing. Keduanya mengusung visi Berjuang Bersama yang merupakan akronim dari Bermartabat, Maju, Berdaya Saing, Sejahtera dan Mandiri. Jaya menyampaikan terimakasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Gumas kepada mereka (Jaya-Efrensia) sejak memulai tugas sampai hari ini.

“Dukungan dari masyarakat Gunung Mas berupa kritik, sangat kami (Jaya-Efrendia) hargai. Kritik yang membangun sangat kami apresiasi. Kami tidak anti kritik. Kritik itu ibarat obat yang pahit, namun memberi kebaikan untuk masyarakat Kabupaten Gunung Mas,”kata Jaya, Rabu (02/06) melalui sambungan telepon.

Bupati menyatakan dalam membangun Gumas kedepan, mereka tidak bisa melakukannya tanpa dukungan masyarakat Gumas. Dukungan masyarakat sebuah keniscayaan demi makin meningkatnya kemajuan Gumas dan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergisitas antara Pemerintahan Kabupaten Gunung Mas dengan masyarakat sangat penting untuk tercapainya masyarakat Gunung Mas yang sejahtera dan bermartabat. Mensejahterakan masyarakat adalah tanggung jawab Pemerintah,” ucapnya.

Bupati kelahiran 24 Desember 1979 itu lebih jauh mengimbau, dalam membangun Gumas sekarang dan kedepan, sepatutnya ego pribadi dan kelompok itu dibuang. Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

Dia mengajak bangun Gumas dalam kebersamaan. Ego pribadi dan kelompok hanya akan menghambat kemajuan Gumas. Kabupaten Gumas terbentuk dari adanya kesepakatan dalam perjuangan bersama.

“Mari kita rawat, kita jaga. Kita lanjutkan cita-cita para pendiri kabupaten ini menuju kabupaten yang masyarakatnya bahagia dan sejahtera, sebagaimana juga visi misi kami. Bergandengan tangan dalam perbedaan yang ada, merajut masa depan daerah ini menjadi semakin cerah penuh harapan,”paparnya.

Ayah dua putri itu pun membeberkan misi mereka  dalam membangun Gumas, yakni meningkatkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah secara adil dan proporsional, meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM), meningkatkan daya saing ekonomi wilayah.

Mempercepat reformasi birokrasi, penegakan dan jaminan kepastian hukum, mengembangkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, pembangunan berkelanjutan, serta memelihara dan meningkatkan keharmonisan antar masyarakat dalam kerangka NKRI.

“Kabupaten Gunung Mas dengan luas wilayah 10.804 atau 1.080.400 hektare serta empat jalur sungai, masing-masing sungai Manuhing, Rungan, Kahayan dan Miri, harus makin maju dan sejahtera masyarakatnya. Bersama kita bangun, kita tata dan kita jaga kabupaten ini agar sejajar kemajuannya dengan kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah,” pinta suami Mimie Mariatie tersebut. (Nov/Rsn)

image_print

Pos terkait