Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong bersama Sekda Gumas Richard, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, Dandim 1018/Gumas Letkol Inf. Ahmad Rahmatullah, Kajari Gumas Nugroho Wisnu Pujoyono, sejumlah kepala OPD dan serta Korwil BINDA Huge, berfoto bersama usai Rapat Forkopimda di Aula Rapat Kantor Bupati Gumas Lantai I, Jumat (13/3/2026).(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) mulai mematangkan berbagai langkah strategis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu ditegaskan langsung oleh Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong saat memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Rapat Kantor Bupati Gumas Lantai I, Jumat (13/3/2026).
Rapat penting tersebut membahas dua agenda krusial sekaligus, yakni kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat saat arus mudik Lebaran serta perkembangan proses Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di wilayah Gumas.
Dalam arahannya, Jaya menegaskan seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat dan bekerja maksimal demi memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
“Khusus untuk pengamanan mudik Lebaran, saya minta Satpol PP berkoordinasi dengan Polres dan Dandim. Lakukan yang terbaik untuk masyarakat. Satpol PP harus maksimal dalam bekerja, termasuk Damkar yang berada di bawah koordinasi mereka,” tegas Jaya.
Ia juga meminta perangkat daerah lainnya tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan memperkuat koordinasi lintas instansi demi pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Kepada Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan,Jaya menekankan pentingnya kolaborasi dengan Forkopimda. Meski keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti.
“Anggaran kita memang terbatas sejak era Covid-19, tapi kita harus bijak mengelolanya. Dana yang minim harus tetap bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gumas, Eigh Manto memastikan ketersediaan pangan menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman dan mencukupi.
Ia menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Secara umum ketersediaan pangan di Gunung Mas aman. Cadangan beras pemerintah daerah saat ini mencapai 45.553,36 kilogram,” ungkap Eg panggilan karib Eigh Manto.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gumas, Yunae, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG juga dalam kondisi aman.
Menurutnya, distribusi BBM terpantau stabil dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan. Bahkan untuk LPG, pemerintah telah menambah pasokan sebanyak 5.600 tabung guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
“Kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan hingga saat ini tidak ada kenaikan harga yang signifikan,” ujar Yunae.
Menanggapi hal tersebut, Jaya meminta agar pengawasan terhadap pelangsir BBM diperketat agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat umum.
“Saya minta OPD terkait berkoordinasi dengan Polres untuk mengatur pelangsir BBM. Jangan sampai aktivitas mereka justru mengganggu konsumen lainnya,”tegas Jaya.
Selain membahas kesiapan Lebaran, rapat Forkopimda tersebut juga menyoroti perkembangan usulan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang diajukan oleh Pemkab Gumas.
Bupati Jaya mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah karena masih menunggu usulan dari kabupaten/kota lainnya sebelum diajukan ke pemerintah pusat.
Adapun usulan WPR dari Pemkab Gumas setelah melalui proses revisi mencakup 12 kecamatan dengan total luas mencapai 8.292 hektare.
“Maksimal kami menunggu terkait WPR/IPR ini. Jika masih belum ada perkembangan, saya nantinya akan mengambil langkah diskresi,” tegas Jaya dengan nada serius.
Langkah tegas tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Gumas untuk memperjuangkan legalitas pertambangan rakyat sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan secara tertib, legal, dan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekda Gumas Richard, Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, Dandim 1018/Gumas Letkol Inf. Ahmad Rahmatullah, Kajari Gumas Nugroho Wisnu Pujoyono, sejumlah kepala OPD, serta Korwil BINDA Huge.(Nov/Aw)











