Bundaran di Jalan Tjilik Riwut, Yos Sudarso dan Korpri, bundaran dekat Jembatan Batu Mahasur, maupun bundaran ke arah Jalan Damang Batur (kearah Desa Linau) yang belum ada pemasangan nama bundaran. (Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pentingnya pemasangan nama bundaran di bundaran yang ada di Ibukota Gunung Mas (Gumas) Kuala Kurun. Dengan begitu masyarakat Gumas maupun luar Gumas akan tahu nama bundaran yang ada. Sampai saat ini belum ada pemasangan nama untuk bundaran yang ada.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Yansiterson menyatakan sepakat perlunya pemasangan nama bundaran agar masyarakat luas mengetahuinya.
“Untuk nama bundaran yang ada nantinya akan kita rapatkan. Penamaan dan pemasangan nama bundaran itu penting supaya semua orang tahu bundaran yang ada di Kota Kuala Kurun ini namanya apa,” kata Yans.
“Saya tidak bisa mendahului untuk memberi nama bundaran. Akan kami kordinasikan lebih lanjut untuk menetapkan nama bundaran yang ada di kota ini,” sambungnya.
Lebih lanjut dia mengaku sudah ada catatan-catatan terkait nama untuk bundaran yang ada kala rapat beberapa waktu dulu, namun itu belum dipermanenkan.
Tapi setahunya, bundaran di tengah kota Kuala Kurun tepatnya di Jalan Tjilik Riwut, Yos Sudarso dan Korpri serta bundaran dekat jembatan Batu Mahasur, namanya sudah ada.
“Untuk bundaran ke arah Jalan Damang Batur (kearah Desa Linau) saya belum tahu namanya. Intinya kita sepakat akan pentingnya penamaan dan pemasangan nama bundaran,” ujar Yans.
Pantauan media dayak, belum ada pemasangan nama bundaran untuk bundaran di Jalan Tjilik Riwut, Yos Sudarso dan Korpri, bundaran dekat Jembatan Batu Mahasur, maupun bundaran ke arah Jalan Damang Batur (kearah Desa Linau).
Masyarakat berharap Pemkab Gumas tidak berlama-lama dan secepatnya memasang nama bundaran yang ada. Seperti bundaran di kabupaten yang ada di Kalteng, Pemkab setempat melakukan pemasangan nama untuk bundaran itu. (Nov/Aw)













