BKOW Kalimantan Tengah Gelar Pelatihan Budidaya Anggrek

MENJELASKAN – Narasumber, Tony, saat menjelaskan kepada peserta tentang cara budidaya anggrek, Sabtu (16/10), bertempat di Sekretariat Rumah Anggrek Arsyla, Jl. G Obos VII Palangka Raya. (Media Dayak/Rusni)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Anggrek adalah tanaman hias yang indah. Tanaman ini memiliki bunga yang cantik dengan aneka warna yang menawan.

Menanam dan merawat tanaman anggrek bisa jadi rumit, karena sangat berbeda dari kebanyakan tanaman hias lainnya. Namun, dengan sedikit kesabaran, kita dapat melihat bunga-bunga cantik ini bermekaran.

Badan Kerjsama Organisasi Wanita (BKOW) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pelatihan budidaya anggrek yang diikuti oleh perwakilan organisasi se Kota Palangka Raya, dengan narasumber Tony .

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris BKOW Kalimantan Tengah, Ny Elta Rubiatun, S.Kep, mewakili Ketua BKOW Kalimantan Tengah, Ny. Hj. Nani Winarni A Diran.

Ketua BKOW Kalimantan Tengah, dalam sambutan tertulisnya, mengatakan, sehubungan Indonesia sejak Maret 2020 telah diserang oleh pandemi COVID-19 yang memaksa kita untuk lebih banyak berdiam diri dan melakukan aktivitas dari rumah. Dimana Pemerintah juga membatasi aktivitas diluar rumah dengan berbagai aturan PPKM.

Bagi yang melakukan aktivitas di luar rumah atau ruangan, tentu keadaan ini akan sangat menyiksa dan membosankan. Untuk membunuh rasa bosan dengan melakukan olahraga bersama anggota keluarga, mencoba berbagai resep masakan, berkebun, dan lain sebagainya.

Terkait hal tersebut, Bidang Kesejahteraan BKOW Kalimantan Tengah mencoba menawarkan solusi mengurangi rasa bosan dengan mengadakan kegiatan pelatihan budidaya anggrek.

Dengan mengikuti pelatihan ini, harap Hj. Nani, panggilan akrabnya, peserta dapat mempraktekkan sendiri budidaya anggrek dirumah, sehingga mampu mengisi waktu luwong, bahkan bila dikembangkan akan mampu menambah penghasilan keluarga dan secara aktif menularkan ilmunya ke masyarakat sekitar sebagai upaya membantu menambah ketrampilan kaum perempuan.

FOTO BERSAMA – Pengurus BKOW Kalimantan Tengah (Kalteng), berfoto bersama peserta pelatihan budidaya anggrek, Sabtu (16/10/2021), usai acara pelatihan. (Media Dayak/Rusni)

 

Sementara, narasumber, Tony, menjelaskan,  dalam membudidaya anggrek, alat dan bahan yang diperlukan, yaitu bibit tanaman anggrek, arang kayu, larutan pupuk, dan lain-lain.

Selain itu, peserta juga dijelaskan mengenai cara pengenceran pupuk, penanaman tanaman anggrek dan prosedur pemeliharaan anggrek terkait penempatan tanaman pada lingkungan tumbuh yang benar, pengkabutan air dan pemupukan, pengendalian hama dan penyakit pada tanaman anggrek. (Rsn)

image_print

Pos terkait