BI Kalteng Ungkap Capaian PTB X Kalteng Expo 2024

Kepala Kantor Perwakilan BI Kalteng, Taufik Saleh (kanan) memamerkan produk UMKM binaan BI Kalteng dalam pagelaran Pesona Tambun Bungai X Kalteng Expo 2024.(Media Dayak/Ist)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bank Indonesia Kalimantan Tengah mengungkapkan capaian pagelaran Pesona Tambun Bungai X Kalteng Expo 2024. Festival UMKM dan edukasi yang dihelat di Area Pameran Temanggung Tilung dari tanggal 11 hingga 15 Mei 2024, terbukti menjadi daya tarik bagi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi para UMKM dan promosi daerah untuk mencapai Kalteng Berkah.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kalteng, Taufik Saleh dalam siaran pers yang diterima Media Dayak.id mengatakan, secara keseluruhan, kegiatan Kalteng Expo sukses mendongkrak perputaran ekonomi dan UMKM senilai Rp15 Miliar selama 5 hari penyelenggaraan.

“Pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap produk-produk UMKM lokal berkualitas tinggi. Diprakirakan total pengunjung selama kegiatan berlangsung mampu menarik massa sebanyak 65.000 orang atau 13.000 orang per hari,” katanya, Kamis (17/5).

Lebih lanjut Taufik memaparkan, khusus untuk Hall A Utama Kalteng Expo, total transaksi yang terjadi mencapai sebesar Rp2,2 miliar. Di antara berbagai jenis produk yang ditawarkan, produk wastra menjadi primadona dengan total penjualan mencapai Rp 1,3 Miliar. “Hal ini menandakan tingginya minat masyarakat terhadap produk fashion lokal yang unik dan bernilai seni,” ucapnya.

Produk kriya/kerajinan/aksesoris juga menarik perhatian pengunjung, dengan total penjualan mencapai Rp817 Juta. Sementara itu, produk makanan dan minuman olahan juga menunjukkan performa yang baik dengan total penjualan mencapai Rp99,68 Juta.

Khusus untuk Booth Bank Indonesia di Hall A, masyarakat memiliki antusiasme luar biasa khususnya terhadap produk-produk UMKM binaan BI Kalteng dengan total penjualan mencapai lebih dari Rp300 juta dalam 5 hari acara.

“Sama seperti capaian Hall A Utama Kalteng Expo, Produk wastra tetap menjadi yang paling diminati, diikuti kriya dan makanan minuman olahan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal berkualitas tinggi,” terangnya.

Bank Indonesia juga sukses mengedukasi masyarakat tentang digitalisasi pembayaran dan cinta rupiah melalui berbagai program menarik, seperti games, kuis, dan pojok baca. Hal ini mendorong peningkatan penggunaan QRIS dan awareness masyarakat terhadap penggunaan rupiah yang baik. “Dalam event tersebut lebih dari 85% transaksi yang terjadi booth Bank Indonesia menggunakan sarana pembayaran non tunai seperti QRIS dan transfer,” tutup Taufik Saleh.(rls/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait