Bersihkan Pasah Patahu,Warga Sampaikan Permohonan

Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kurun, Ny Hendrik Samba (tiga dari kiri) bersama Damang Kepala Adat Kecamatan Kurun Yehuda I Emun (tiga dari kanan), Ketua KUDAMATA Firion W Duling (dua dari kiri) dan sejumlah anggota KUDAMATA usai membersihkan Pasah Patahu.(Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun,Media Dayak

Bacaan Lainnya

Sejumlah warga di Jalan Sangkurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kamis (19/3/2020) sore membersihkan Pasah Patahu di jalan tersebut.

Kegiatan dipimpin salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kurun, Ny Hendrik Samba, 79, diikuti Damang Kepala Adat Kecamatan Kurun, Yehuda I Emun, Ketua Ormas Kudamata (Komunitas Utus Dayak Mandau Talawang), Firion Waiser Duling dan sejumlah anggota Kudatama lainnya dan sejumlah warga lainnya.

Ny Hendrik Samba mengatakan,pembersihan Pasah Patahu kegiatan rutin yang setiap tahun dilakukan.

“Kami(sejumlah warga)tadi mencabut rumput di bawah dan di sekeliling Pasah Patahu. Kami membersihkannya supaya Pasah Patahu ini kelihatan baik, terawat kebersihannya,” kata Ny Hendrik.

“Selain membersihkan,kami juga memberikan sesajen dan  menyampaikan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar melalui roh halus para leluhur di Pasah Patahu inimasyarakat Kecamatan Kurun dan Kabupaten Gunung Mas umumnya diberikan perlidungan dari berbagai penyakit, marabahaya dan hal-hal buruk lainnya,” ujar dia.

Damang Yehuda I Emun menyambut baik kegiatan membersihkan Pasah Patahu, memasang bendera dan memberikan sesajen. Menurutnya, Pasah Patahu merupakan tempat tinggal roh halus para leluhur yang menjaga Kecamatan Kurun dan Gumas umumnya.

“Dengan keadaan saat ini yang melanda dunia dan Indonesia,maka tidak berlebihan apabila permohonan disampaikan tadi ditempat ini, untuk memohon perlindungan kepada Yang Maha Kuasa supaya melalui roh para leluhur ditempat ini terhindar dari sakit penyakit dan dari kejadian negatif lainnya,” jelas Udas panggilan karib Yehuda I Emun.

Ketua Kudamata,Firion Waiser Duling, menyambut baik kegiatan pembersihan, pemberian sesajen dan manawur di Pasah Patahu. Menurutnya itu merupakan bentuk penghormatan kepada roh halus para leluhur yang menjaga wilayah ini.

“Permohonan yang tadi disampaikan kiranya dapat terkabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga melalui roh para leluhur daerah kita ini dapat terhindar dari marabahaya dan penyakit,” kata Firion.(Nov/Lsn)

image_print

Pos terkait