Emi Abriyani
Palangka Raya, Media Dayak
Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengungkapkan jika update terbaru pihaknya per tanggal 20 Desember pagi, telah terjadi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang terjadi dilingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kantor Wali Kota Palangka Raya. Total kini telah ada 3 pegawai yang terkonfirmasi positif terinfeksi.
“Benar ada penambahan 1 kasus baru lagi hari ini. Beberapa hari yang lalu sudah ada 2 pegawai yang terlebih dahulu menjalani perawatan usai terindikasi positif Covid-19,” ujar Emi, Selasa (22/12/2020).
Untuk itu, pihak Tim Satgas dikatakannya segera melakukan disinfeksi secara menyeluruh hampir disetiap ruangan yang berada di Setda kota. Mulai dari ruang tunggu tamu, ruang kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Sekda kota, seluruh biro dan bagian, hingga ruang rapat Setda.
“Pemerintah Kota (Pemko) telah memberlakukan lockdown yang mengharuskan sebagian besar pegawainya melaksanakan kerja dari rumah. Namun sebagian juga masih ada yang bekerja di kantor untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat, tapi tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Upaya disinfeksi ini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar tak ada lagi transmisi lokal terjadi,” jelas Emi.
Untuk riwayat terinfeksinya ketiga pegawai tersebut, berdasarkan hasil tracing tim satgas dikatakannya bervariasi. Satu pegawai terinfeksi usai melakukan perawatan terhadap orang tuanya yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif Covid-19, dan dua lainnya dikarenakan kelelahan setelah melakukan banyak aktivitas di kantor sehingga daya tahan tubuh menurun dan tertular.
Sementara itu salah satu anggota Sub Divisi Penyemprotan Tim Satgas kota, Selvia mengatakan jika pihaknya telah menyediakan 1.200 liter cairan disinfektan untuk melakukan sterilisasi di Setda Kantor Wali Kota Palangka Raya. 5 anggota tim berpencar untuk melakukan disinfeksi secara menyeluruh tanpa melewatkan satu bagian pun agar virus Covid-19 bisa segera diatasi selama Setda masih memberlakukan lockdown.
“Kita sudah mulai melakukan disinfeksi setelah ada pegawai yang terkonfirmasi positif. Selama 14 hari kedepan kita akan rutin melakukan disinfeksi, dengan harapan selama itu pula virus ini dapat mati secara keseluruhan,” pungkasnya. (Dar/Lsn)













