Akses Sejumlah Desa Di Lamandau Ditutup Akibat Jembatan Ambruk

Nanga Bulik, Media Dayak

Bacaan Lainnya

   Akses jalan ke sejumlah desa ditutup sementara akibat jembatan Sei Bulik, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, yang dibangun oleh PT Sawit Multi Utama ambruk.

Bupati Lamandau Hendra Lesmana di Nanga Bulik, Jumat (25/1), mengatakan pihaknya segera menyikapi ambruknya jembatan berbahan kayu log sepanjang 50 meter dengan lebar 4 meter pada Kamis malam (24/1) itu akses utama masyarakat menuju Desa Toka serta desa-desa lainnya di Kecamatan Bulik Timur.

“Jembatan tersebut memang dibangun oleh PT Sawit Multi Utama (SMU) dan saat ini kondisinya sudah putus. Dinas terkait sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk menyikapi terputusnya jembatan itu,”katanya.

Setelah dilakukan koordinasi, pihak perusahaan menanggapi positif dan segera melakukan mobilisasi alat serta kayu log untuk bahan pembangunan jembatan.

Menurut dia, akibat putusnya jembatan Sei Bulik, mengakibatkan akses menuju Desa Toka untuk sementara ditutup dan warga tidak diperbolehkan untuk melewati jembatan tersebut, sembari menunggu perbaikan yang akan dilaksanakan secepatnya.

“Perusahaan menanggapi dengan positif dan saat ini sedang mobilisasi alat serta bahan untuk jembatan berupa kayu log,” kata Hendra.

Untuk menuju Desa Toka dan Merambang, pemerintah daerah mengarahkan masyarakat untuk melewati jalur alternatif yakni melewati jalan perusahaan.

Hendra juga menegaskan, mengingat jembatan Sei Bulik merupakan akses jalan bagi pelajar yang bersekolah, maka ia mengimbau agar para siswa – siswi berangkat sekolah melalui jalur alternatif, dan tidak menggunakan perahu karena saat ini arus sungai begitu deras.

“Gunakan jalur alternatif, walau memutar tetapi lebih aman, dari pada melewati sungai di saat arus deras seperti sekarang sangat riskan,” imbaunya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Whiwie menyampaikan apresiasinya kesigapan pemerintah daerah dalam mensikapi putusnya jalan menuju desa mereka akibat ambruk ya jembatan kayu Sei Bulik.

Ia membenarkan selain merupakan akses utama warga, jembatan tersebut juga penting untuk akses putra-putri mereka menuju sekolah mereka.

“Terima kasih bapak bupati yang cepat merespon putusnya jalan akibat runtuhnya jembatan tersebut,” demikian Whiwie.(Ant/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *