Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran didampingi pejabat terkait belum lama saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Kapuas belum lama ini (Media Dayak/Yanting)
Palangka Raya, Media Dayak
Hari ini, Tanggal 23 Mei 2020 provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tepat memasuki usia 63 Tahun. Jika sebelumnya untuk memperingati hari bersejarah bagi Kalteng yang berjulukan Bumi Tambun Bungai ini selalu melakukan upacara dan berbagai acara dan kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan hari jadi Kalteng.
Hal yang berbeda dengan tahun ini, dimana pandemi corona virus disease 2019 melanda Indonesia bahkan dunia tanpa terkecuali daerah ini. Sehingga peringatan hari jadi (HUT, red) Kalteng ke 63 tahun ini akan dilaksanakan secara sederhana dan dengan tidak mengumpulkan banyak orang, seperti biasanya.
Adapun rangkaian acara yang biasanya dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT Kalteng, mulai dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), dengan mempertunjukan berbagai perlombaan olahraga trarisional, pertunjukan seni dan budaya, hingga lomba memasak masakan tradisonal Kalteng.
Selain itu, ada kranaval budaya, yang diikuti oleh kabupaten/kota se-Kalteng, SOPD Provinsi Kalteng, instansi vertikal, berbagai komunitas seni dan budaya yang ada di Kalteng, perkumpulan masyarakat dari berbagai provinsi lainnya yang ada di Kalteng, dengan membawakan berbagai keunikan seni dan budayanya, serta potensi sumber daya di daerahnya masing-masing.
Hingga pergelaran pameran prodak unggulan, yang diikuti oleh kabupaten/kota se Kalteng, bahkan tidak jarang diikuti juga oleh kabupaten/kota dan provinsi lainnya, OPD Provinsi Kalteng, inastansi vertikal, perusahaan dan pihak swasta lainnya, dengan memamerkan berbagai produk unggulan dari daerah berbagai wilayah yang ada di Kalteng.
Tidak ketinggalan panggung hiburan, yang mempertunjukan berbagai tarian dan lagu tradisonal Kalteng, diisi oleh artis lokal hingga artis Ibu Kota. Sehingga rangkaian HUT Kalteng selalu menyedot banyak wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, saat ditemui disela-sela melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas belum lama ini mengatakan, dengan terjadinya pandemi covid-19 saat ini, sehingga peringatan HUT Kalteng tahun ini akan dilakukan secara sederhana.
“Nanti paling-paling ada pidato Gubernur, di TVRI, di RRI, pidato saja, karena keadaanya tidak memungkinkan. Tidak ada upacara seperti biasanya,” ujarnya kepada awak media.
Sebelum Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan hal yang senada, bahwa dengan terjadinya pandemi covid-19 saat ini, sehingga peringatan HUT Kalteng tahun ini akan dilaksanakan secara sederhana.
Untuk menghindari kerumunan, sehingga upacara bendera juga ditiadakan. “Nanti paling ada sambutan dari Pak Gubernur, dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dari Katua DPRD juga nanti kita mintakan sambutanya dan nanti akan dipublish,” pungkasnya (Ytm/Lsn).












