Foto H.M. Ruslan (Tengah) didampingi sejumlah pengurus Partai Golkar Kalteng.(Media Dayak/Novan)
Palangka Raya, Media Dayak
Menjelang persiapan pelaksanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) serta Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Kotawaringin Timur, yang akan diselenggarakan secara serentak pada tahun 2020 mendatang, sejumlah Partai Politik (Parpol) saat ini tengah menghimpun kekuatan untuk mengusung para kader potensial yang nantinya maju melalui jalur Partai.
Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalteng H.M. Ruslan, Partai yang yang berlambangkan pohon beringin dan dipimpinnya ini, sangat ‘seksi’ dan diminati banyak pihak dalam Pilkada serentak 2020 mendatang. Sehingga Posisi ini tentunya membuat Partai Golkar tidak ingin menjadi penonton dan siap mengusung kader sendiri untuk maju di Pilgub dan Pilbup Kotawaringin Timur.
“Intinya, kami tidak ingin hanya menjadi penonton saja dan jelas kami siap mengusung dalam arti harus jadi pemeran utama di Pilkada Kalteng. Hal ini dikarenakan Partai Golkar sendiri punya banyak kader potensial yang layak untuk diusung dan dicalonkan,” Ucap Ruslan, saat dibincangi Wartawan, di Palangka Raya, Rabu (28/8) kemarin.
Selain itu, sambungnya, adapun beberapa kader Golkar yang dianggap potensial maju di Pilkada Kalteng yakni, Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak, dan Bupati Pulang Pisau periode 2013-2018 dan 2018-2023 Edy Pratowo. Bahkan, pihaknya juga berencana melaksanakan survey untuk melihat lebih jauh elektabilitas para kader Golkar. Dalam survey tersebut juga nantinya dimasukkan beberapa nama yang berpotensi untuk diusung dalam Pilkada Kalteng 2020.
“Kalau untuk petahana sendiri, sampai sekarang ini belum ada pembicaraan. Tapi pada dasarnya, kami dari Golkar tidak ingin menjadi penonton. Bahkan Partai Golkar tidak menutup diri terhadap nama-nama di luar kader untuk diusung dalam Pilkada 2020. Namun, pihaknya masih menunggu hasil survey sekaligus perkembangan dan dinamika politik.”Terangnya.
Kendati Demikian Pilkada Kalteng tahun 2020 sangat penting bagi Partai Golkar, sehingga strategi terbaik sangat diperlukan agar tidak salah langkah dalam menentukan arah.
“Itu dulu ya. Intinya, posisi Partai Golkar sekarang ini sangat ‘seksi’ dan tidak ingin jadi penonton. Kami ingin jadi pemain, “Pungkasnya.(Nvd)











