40 Siswa MTsN Muara Teweh Ikuti Pelatihan Jurnalistik

PELATIHAN JURNALISTIK – Roby Cahyadi, saat memberikan materi kepada para siswa dan siswi MTsN Muara Teweh saat mengikuti pelatihan jurnalistik di aula MTsN Muara Teweh, Minggu (23/10/2022). (Media Dayak : Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Sebanyak 40 orang siswa dan siswi Sekolah Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Muara Teweh mengikuti pelatihan jurnalistik. Pelatihan jurnalistik MTsN ini tergabung dalam Ekstrakulikuler Jurnalistik dan Fotografi MTsN dengan 2 orang  pemateri dari Persatuan Wartawan Indonesia Barito Utara (PWI Barut), Roby Cahyadi dan Yulianoor, Minggu (23/10/2022) di aula Pertemuan MTsN setempat.

Kepala Sekolah Madrasyah Tsanawiyah Negeri Muara Teweh, Setia Rahman, melalui Wakil Kepala Bidang Humas, Ibnu Firdaus mengatakan sekolah menyambut baik dan bergembira atas dilaksanakannya pelatihan jurnalistik ini kepada para siswa dan siswi yang tergabung dalam Ekstrakulikuler jurnalistik.

“Kami dari tenaga pendidik di MTsN Barito Utara sangat menyambut baik dengan diadakannya pelatihan jurnalistik kepada siswa siswi MTsN ini,”katanya.

Pirdaus mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan jurnalistik diharapkan menekuni dengan serius bidang jurnalistik sebagai modal keterampilan dimasa yang akan datang.

“Sebaik apapun perkembangan di sekolah bila tidak ada penyampaian berita atau tidak terekspos maka tidak akan pernah untuk di ketahui oleh orang di luar sekolah,” kata dia.

Yulianoor, salah satu anggota PWI Barito Utara dalam penyampai materinya pertama mengenai dasar dasar sebelum membuat sebuah berita diantaranya 5W+1H, Straight News, Run News dan Future.

Dikatakan Anoy, panggilan akrabnya, 5W + 1H itu adalah, (1) What : Apa yang terjadi?, (2) Who : Siapa yang terlibat dalam peristiwa itu?, (3) Why : Mengapa hal itu bisa terjadi? (4) When : Kapan peristiwa itu terjadi?, (5) Where : Di mana peristiwa itu terjadi? Dan 1H, How : Bagaimana peristiwa itu terjadi?.

Sedangkan Roby Cahyadi, menyampaikan, materi terkait rangkaian dalam pembuatan berita dari memulai hingga penerbitan dan di akhiri dengan pemberian penugasan membuat berita sederhana.

“Terkait ekstrakulikuler Jurnalis yang sudah ada di MTsN ini, kami dari PWI merasa sangat bangga dan apresiasi terhadap siswa siswi yang masih terbilang sangat muda,”ungkap Roby Cahyadi.

Ditambahkannya, andaikan adik-adik dari MTsN Muara Teweh ingin berkunjung ke Sekretariat PWI Barito Utara dan ingin mendalami jurnalistik pintu sekretariat selalu terbuka bagi yang ingin belajar lebih banyak lagi tentang pembuatan berita.

“Kami membuka diri untuk adik-adik yang memang ingin belajar lebih banyak lagi terkait kejurnalistikkan sekolah mana saja, baik di dalam maupun dari luar Kota Muara Teweh,”katanya. (lna/rsn)

 

image_print

Pos terkait