4 PBS di Gumas Belum Setor CSR

Bupati Gumas Jaya S Monong bersama Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Empat perusahaan besar swasta di Gunung Mas (Gumas) belum menyetor dana Corporate Social Responsibily (CSR). Masing-masing PT BAP, PT TWK, PT KMB dan PT SP.

“Saya masih menunggu niat baik mereka untuk merealisasikan CSR,” kata Bupati Gumas Jaya S Monong, Selasa (4/4).

“Apabila mereka tetap mengabaikan tanggung jawab sosial dan lingkungan [CSR], maka truk angkutan mereka tidak boleh melintasi ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Gunung Mas,” sambungnya.

Jaya menyatakan, dari 16 perusahaan besar swasta yang ada, 12 perusahaan bersedia merealisasikan CSR, dan saat ini sedang mengatur proses penyaluran CSR untuk kepentingan masyarakat melalui usulan proposal yang diberikan ke Pemerintah Kabupaten Gumas.

Diwartakan sebelumnya, Bupati Jaya memberikan sanksi kepada 14 dari 16 PBS di daerah setempat. Jaya memberi sanksi karena PBS belum merealisasikan dana CSR.

Jaya menyampaikan sanksi itu usai bertemu sejumlah sopir truks angkutan PBS di pos pertigaan Palangka-Kurun-Sei Hanyo, Senin (20/3) malam.

“Truk angkutan mereka [14 PBS] untuk sementara tidak boleh melintasi ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Gunung Mas sampai mereka memberikan dana CSR untuk kepentingan masyarakat,” kata Jaya.

Kepada 14 PBS yang belum menyelesaikan kewajibannya, melalui sopir truk angkutan mereka Jaya ingatkan untuk segera menyelesaikannya.

“Kalau mereka tetap mengabaikan, maka truk angkutan mereka tetap tidak akan diperbolehkan melintasi ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Gunung Mas Kurun-Palangka,” tegas Jaya.

Jaya menjelaskan, dirinya mengambil diskresi tegas karena PBS telah berjanji untuk merealisasikan CSR untuk kepentingan masyarakat, namun janji itu tidak dilaksanakan.

Pemkab Gumas selanjutnya melakukan jemput bola dengan melakukan pertemuan dengan pimpinan PBS di Jakarta guna meminta realisasi CSR. Namun lagi-lagi pihak PBS mengabaikan hasil pertemuan itu.

“Beberapa kali kita [Pemkab Gumas] sampaikan ke PBS bahwa kita mendukung investasi yang masuk, dengan tidak sekedar mengejar keuntungan, tapi melaksanakan kewajiban mendukung pembangunan demi kemaslahatan masyarakat dan wilayah ini,” tuturnya.

Jaya pastikan pihaknya tetap akan menagih PBS yang belum menunaikan CSR untuk segera merealisasikannya. Pihaknya ingin memaksimalkan CSR untuk kepentingan masyarakat. 

Ia mengaku kerap mengingatkan PBS yang berinvestasi di Gumas untuk menjalankan investasi dengan clear and clean (secara lengkap) yakni peizinan, AMDAL, kebun plasma dan CSR.

Bupati telah memerintahkan membuat pos di Kurun seberang tepatnya di pertigaan Palangka Raya-Kurun-Sei Hanyo serta Desa Sepang Kota Kecamatan Sepang. Personel Satpol PP Gumas menjaga pos pemeriksaan tersebut. (Nov/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait