Pemkot Ajukan Empat Raperda Baru ke DPRD Palangka Raya

Wakil Wali Kota Palangka Raya  Hj Umi Mastikah saat menyampaikan Raperda di DPRD Kota, Kamis (28/2) lalu. (Dayak Pos.Darmawanto)

Bacaan Lainnya

Palangka Raya, Media Dayak

        Pemerintah Kota Palangka Raya (Pemkot)  mengajukan empat buah rancangan peraturan daerah baru kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dan berharap segera dibahas karena berkaitan dengan kemajuan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Keempat raperda yang diajukan tersebut mengatur tentang sistem perbaikan drainase, pengabuan ataupun pemakaman jenazah, pertamanan dan inovasi daerah, kata Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah usai membacakan pidato pengantar wali kota pada rapat paripurna ke 7 masa sidang I tahun 2019, Kamis (28/2).
“Setelah dilakukan penelusuran serta mendengarkan apa saja keluhan masyarakat yang ada di Palangka Raya, maka dari itu empat raperda tersebutlah yang kami usulkan sesuai dengan kajian dengan beberapa instansi terkait,” ucapnya.

Menurut Pemkot Palangka Raya, empat raperda yang telah diajukan sangat mendesak dijadikan perda, khususnya terkait perbaikan drainase. Sebab, sekarang ini di sejumlah wilayah di Palangka Raya sering tergenang air saat curah hujan tinggi.

Umi yang pernah menjadi anggota DPRD Palangka Raya itu mengatakan, raperda menjadi dasar organisasi perangkat daerah (OPD) dalam bekerja dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang sering menjadi keluhan masyarakat.

“Kalau instansi bekerja mengacu dengan perda, sudah tentu pekerjaan mereka bisa terukur dan bisa dipertanggung jawabkan baik secara forrmil maupun materil,” ucap orang nomor dua di lingkup pemkot setempat.

Mengapa baru diusulkan sekarang empat buah raperda tersebut, Umi menegaskan, kesempatan untuk mengusulkan empat buah raperda tersebut baru terlaksana pada bulan Februari 2019. 

Hal tersebut sebenarnya juga menjadi tema yang diusung Fairid-Umi sebelum dilantik menjadi wali kota dan wakil wali kota. 

“Dengan adanya peristiwa banjir akibat guyuran hujan yang cukup deras itu, hal ini juga menjadi fokus kami dalam memperbaiki saluran drainase di daerah yang salurannya tidak normal, maka akan dilakukan perbaikan,” sebutnya. 

Sebelum mengakhiri pertanyaan awak media, Umi yang juga Ketua Partai Demokrat Kota Palangka Raya berharap pembahasan empat raperda yang diusulkan cepat selesai dan segera dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. (Ant/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *