Warga Galinggang Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Penyertum dan Peracun Ikan

Evi Kahayanti

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Masyarakat Desa Galinggang, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan berharap kepada Pihak Pemerintah agar menindak tegas sejumlah oknum tidak bertanggung jawab yang merusak ekosistem Sungai. Pasalnya, sungai di Desa setempat merupakan sumber kehidupan masyarakat.

Hal ini disampaikan langsung oleh masyarakat Desa Galinggang, saat kalangan DPRD Provinsi Kalteng melaksanakan Reses ke wilayah setempat, dimana berdasarkan informasi masyarakat, ada sejumlah oknum yang mencari ikan di sungai dengan cara menyetrum dan menggunakan racun.

“Banyak aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Galinggang, saat kami menyerap aspirasi disana. Salah satunya yaitu masyarakat setempat berharap agar Pemerintah khususnya aparat penegak hukum bisa menindak tegas para oknum yang mencari ikan dengan cara menyetrum dan menggunakan racun, karena hal tersebut dapat merusak ekosistem sungai,”Ucap anggota DPRD Kalteng, Evi Kahayanti, saat dibincangi Dayak Pos, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, pekan lalu.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, tidak hanya menangkap ikan dengan dengan cara menyetrum dan racun, permasalahan lain yang dihadapi oleh masyarakat setempat adalah adanya dugaan aktifitas penambangan emas secara ilegal (PETI), sehingga masyarakat Desa Galinggang meminta agar permasalahan ini dapat di usut tuntas oleh Pemerintah.

“informasi lain yang kita terima adalah adanya dugaan aktifitas PETI disana, sehingga masyarakat Desa Galinggang meminta agar permasalahan ini dapat di usut tuntas oleh Pemerintah agar tifak merugikan masyarakat dan Negara,”Tandasnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) meliputi Pendidikan, kesehatan dan Kepariwisataan ini juga mengungkapkan, aspirasi lainnya yang disampaikam oleh masyarakat setempat adalah kurangnya tenaga medis dan tenaga pengajar. Pasalnya, sampai saat ini di Desa setempat hanya ada 1 orang Bidan Serta beberapa tenaga guru.

“Dengan jumlah penduduk berkisar 1500 orang, di Desa Galinggang hanya terdapat 1 orang bidan dan hanya beberapa orang Guru, sehingga masyarakat meminta agar Pemerintah bisa.menambah tenaga medis dan tenaga pendidik disana,”terangnya.

Selain itu, masyarakat Desa Galinggang juga mengharapkan adanya perhatian Pemerintah untuk membangun penerangan. Hal ini dikarenakan tidak keseluruhan dari wilayah tersebut bisa menikmati penerangan karena minimnya akses aliran listrik.

“Hal ini bisa dibilang cukup memprihatinkan, karena masih ada sejumlah wilayah di Bumi Tambun Bungai yang belum menikmati Penerangan, salah satunya seperti Desa Galinggang. Oleh karena itu, masyarakat setempat juga snagat berharap agar ada perhatian dari Pemerintah untuk mengaliri listrik ke Desa Galinggang, agar masyarakat bisa menikmati penerangan,”Pungkas Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.(Nvd)

image_print

Pos terkait