Walikota Hadiri Apel Gelar Pasukan Dan Kesiapsiagaan

MENGHADIRI – Walikota Palangka Raya, Fairid Napirin bersama Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit KI Yulianto, menghadiri apel Gelar Pasukan di halaman Kantor Gubernur Kalteng. (Media Dayak/Darma)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dalam rangka mengantisipasi dan melihat kesiapsiagaan terhadap terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi menggelar apel gelar pasukan dan sarana prasarana pengendalian Karhutla 2021.

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, Danrem 102/ Pjg, Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, Dandim 1016/ Plk Kolonel Inf. I Gede Putra Yasa, Kapolresta Palangka Raya Kombes  Pol Dwi Tunggal Jaladri, Forkopimda dan Organisasi, KPU, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, Kamis (04/03/2021).

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah dengan peserta apel Yonif Raider 631/ATG 1 SST, SatBrimob Polda Kalteng 1 SST, Ditsamapta 1 SSR, Polairud 1 SSR , Dilantas 1 SSR, Gab. Ditreskrimum/sus 1 SSR, Dit. intelkam 1 SSR, Satgas lingkungan hidup 1 SSR, Satpol PP prov. Kalteng 1 SSR, Dinkes prov. Kalteng 1 SSR, Personil siaga karlahut 1 SSR, BPBD Prov. Kalteng 1 SSR, Damkar 1 SSRPerusahaan 2 SSR.

Selain itu, juga ditampilkan sarana dan prasarana seperti Mobil Damkar, AWC Brimob, Truk TNI, Mobil Binmas, Mobil Brimob, Helikopter Polda dan Mobil Ambulance serta beberapa mobil pendukung lainnya.

Gubernur dalam sambutannya, menyampaikan, apel gelar gabungan ini adalah menindak Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2015 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, kemudian Arahan Presiden pada Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla di Istana Negara tanggal 22 Februari 2021, serta Hasil Rapat Koordinasi Khusus Tingkat Menteri tanggal 29 Februari 2021 di Kemenko Polhukam.

“Saat ini kita masih berjibaku menghadapi bencana Non Alam, yakni pandemi COVID-19, walau dalam kondisi pandemi pencegahan dan penanganan bencana alam baik kebakaran hutan dan lahan serta bencana banjir harus tetap berjalan dengan seimbang, lakukan dengan pola bekerja cepat, inovatif, dan juga berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait,”ungkapnya.

Dalam Apel Siaga ini dikerahkan personil sebanyak 8.312 orang, yang terdiri dari TNI, POLRI, BPBD, Dinas Kehutanan, Brigdalkar KPH, Manggala Agni, MPA/TSAK/BPK dan TAGANA, didukung juga dari Operasi Udara melalui usulan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (Dmt/Rsn)

image_print

Pos terkait