Waket I DPRD Mendukung Kemah Pelajar Lintas Agama di Katingan

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:8; brp_del_th:0.0028,0.0000; brp_del_sen:0.1300,0.0000; motionR: 0; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 7864320;cct_value: 0;AI_Scene: (200, 0);aec_lux: 170.08438;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 40;
Bupati Katingan Saiful, saat memasang tanda peserta kegiatan Kemah pelajar lintas agama secara simbolis yang digelar FKUB Kabupaten Katingan, Kamis sore (30/10/2925) kemaren, di bumi Perkemahan Pramuka Kabupaten Katingan.(Media Dayak/Ist)

Kasongan , Media Dayak 

Bacaan Lainnya
 
Wakil Ketua (Waket) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah dalam pernyataannya mendukung penuh kegiatan Kemah Pelajar Lintas Agama yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Katingan, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Katingan Saiful, Kamis sore (30/10/2025) kemaren di Bumi Perkemahan Pramuka Kabupaten Katingan. 

Karena, Kemah pelajar lintas agama yang diselenggarakan tersebut menurut Nanang penting, yaitu untuk menumbuhkan persatuan, toleransi dan pemahaman antarumat beragama di kalangan pelajar/ pemuda. “Dukungan ini sejalan dengan upaya pemerintah dan masyarakat dalam memelihara kerukunan umat beragama,” kata legislator Partai Golkar ini. 

Dengan kemah pelajar lintas agama tersebut menurutnya dapat kita jadikan sebagai wadah bagi pelajar dari berbagai latar belakang agama dan budaya untuk berkumpul, berinteraksi dan membangun kebersamaan, sejalan dengan semangat persatuan bangsa. 

Adapun manfaat utama dari kegiatan ini menurutnya, peserta dapat menjalin silaturahmi dan komunikasi terbuka, yang menimbulkan sikap toleransi terhadap perbedaa, serta menciptakan lingkungan yang harmonis. “Bahkan, dapat memperdalam pemahaman multikultural,” akunya. 

Dengan berinteraksi langsung, para pelajar, lanjutnya, dapat meminimalisir stereotip negatif yang selama ini mungkin mereka miliki terhadap agama lain, sehingga rasa saling menghormati bisa tumbuh. Disamping itu, kemah ini juga menjadi sarana untuk membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan yang kuat, yang selaras dengan semangat Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya. 

“Dengan mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan menjadi agen perubahan dan duta perdamaian di lingkungan masing-masing, yang mampu menyebarkan nilai-nilai toleransi dan mencegah konflik,” harap wakil rakyat asal dapil Katingan III, yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (Kas/Ls) 

 
image_print

Pos terkait