PAMERAN BUKU-Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra didampingi Kadis Siptaka Barito Utara Edi Nugroho dan kepala perangkat daerah lainnya saat meninjau pamaeran buku di aula Barakati Muara Teweh, Jumat (30/8) pekan kemarin.(Media Dayak:diskominfosandi barut)
Muara Teweh, Media Dayak
Pemkab Barut melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dissiptaka) setempat bekjerja sama dengan Cangkir Pustaka menggelar Pameran Buku Muara Teweh 2019 di aula Pemancingan Barakati, jalan Pramuka, Muara Teweh, Jumat (30/8) kemarin. Pameran buku ini dalam rangka menyukseskan Gerakan Literasi Nasional.
Pameran Buku Muara Teweh 2019 dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra, dilaksanakan selama 16 hari sejak tanggal 30 Agustus hingga 15 September 2019.
Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra bahwa perpustakaan adalah gudang buku yang merupakan gudang ilmu pengetahuan.
“Buku adalah senjata untuk melawan kebodohan di era globalisasi seperti sekarang ini. Kebodohan adalah wabah penyakit yang harus diberantas di negeri ini. Negeri yang kaya akan sumber daya alam tidak akan maju jika sumber daya manusianya berkualitas rendah. Hanya dengan sumber daya manusia yang berkualitaslah, kita dapat membangun bangsa dan negeri ini menjadi lebih baik,” kata Wabup Sugianto Panala Putra.
Dikatakan Wabup Sugianto buku merupakan aset dalam upaya penumbuhan minat baca di masyarakat. Tanpa adanya buku atau bahan bacaan yang dibaca, maka sudah tentu masyarakat akan mengalami kemunduran.
“Buku juga sebagai sumber ilmu dan pengetahuan bagi manusia, tentunya harus senantiasa dekat dengan masyarakat. Jika masyarakat jauh dari buku maka ia akan menjadi manusia yang tidak berpengetahuan dan tertinggal, buku harus menjadi sahabat bagi seluruh kalangan yang tidak memandang status dan golongan. Semuanya harus dekat dengan buku,” ucap wabup Sugianto mengakhiri sambutan Bupati Barito Utara.
Sebelumnya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara, Ir Edy Nugroho, mengatakan bahwa gelaran Pameran Buku Muara Teweh tahun 2019 ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menambah khasanah pustaka sekaligus ajang sosialisasi perpustakaan serta layanan yang ada didalamnya kepada masyarakat.
Buku dan arsip yang dipamerkan kiranya dapat menjadi motivasi masyarakat untuk mengetahui lebih banyak ilmu pengetahuan dan dapat memenuhi kebutuhan bacaan yang berkualitas.
“Marilah kita jadikan kegiatan ini untuk menyiapkan generasi muda yang handal dalam menggapai masa depan yang gemilang, karena melalui buku kita dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat di segala bidang,” kata Edy Nugroho. (lna)











