Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meninjau pelaksanaan rapid test massal covid-19 yang dilaksanakan di Pasar Sari Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (7/6). (Media Dayak/Hms Prov)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran meninjau langsung pelaksanaan rapid test massal corona virus disease 2019 (covid-19) di Pasar Sari Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (7/6).
Pada kegiatan tersebut, sekitar 320 orang pedagang dan warga sekitar Pasar Sari Mulya menjalani pemeriksaan rapid test. Sehari sebelumnya (Sabtu, 06/06), rapid test juga telah dilaksanakan di 2 lokasi, yakni di Pasar Indra Sari Kecamatan Arut Selatan dan Pasar Cempaka Kumai di Kecamatan Kumai. Secara keseluruhan 2 ribu alat rapid test dipersiapkan untuk ketiga pasar tersebut.
Rapid test massal ini tersebut merupakan salah satu upaya Pemprov Kalteng bekerja sama dengan Forkopimda Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk memutus mata rantai covid-19 sedini mungkin, yang akan dilaksanakan secara bertahap di kabupaten/kota se-Kalteng.
Gubernur Sugianto Sabran mengungkapkan bahwa rapid test massal dilaksanakan di tempat orang dalam jumlah besar dapat berinteraksi, guna mendeteksi sedini mungkin penyebaran covid-19.
“Hal ini dilakukan tidak sampai meluas, bagi yang terindikasi covid-19 dapat segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kita melaksanakan rapid test massal untuk melakukan tracking atau melacak di mana sumber-sumber penyebaran covid-19 sebagai contoh di pasar,” beber Gubernur Sugianto Sabran.
Ini harus kita sadari bersama, lanjutnya masyarakat harus punya kesadaran tinggi. (Seperti) apa yang dikatakan Ibu Bupati (Kobar), jangan takut dengan rapid test, ini supaya kita tahu sejak dini apakah positif atau negatif, supaya segera ditangani, karena covid-19 ini sangat luar biasa penyebarannya dan sangat cepat.
Lebih lanjut Gubernur membeberkan bahwa Kalteng berada di urutan ke-13 se-Indonesia dalam jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19, setelah sempat menurun, beberapa waktu terakhir menunjukkan grafik naik lagi, bahkan hingga kemarin (Sabtu, 6 Juni 2020) secara akumulasi jumlah positif covid-19 di Kalteng mencapai 493 kasus.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat berada di salah satu pasar tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (7/6). (Media Dayak/Hms Prov)
“Keberhasilan menghadapi covid-19 juga sangat bergantung pada kedisiplinan warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selalu memakai masker saat di luar rumah, dan menjalankan physical distancing,” ujar Gubernur yang merupakan Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng, dalam rilis Biro Protokol Dan Komunikasi Publik Setda Provinsi Kalteng yang diterima media ini.
Gubernur Sugianto Sabran kembali mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan di wilayah ini, agar penyebaran covid-19 diminimalisir.
“Yang bisa menyelamatkan diri dari virus ini, bukan Gubernur, bukan Bupati, tetapi diri kita sendiri. Kalau kita sayang dengan orangtua kita, anak-anak kita, dan saudara disekitar kita, ya kita sendiri yang harus mendisiplinkan diri kita,” tegas Gubernur Sugianto Sabran.(Hms/YM/Lsn)












