Tingkatkan Sinergitas TNI/Polri, Samakan Langkah dan Stategi Tanggulangi Bencana

PATROLI BERSAMA – Kapolres Barito Utara, AKBP Dodo Hendro Kusuma, didampingi Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra, dan Dandim 1013/Mtw, Letkol Kav Rinaldi Irawan melepas personil TNI/Polri dan lainnya dalam rangka patroli berskala besar dalam penanganan pendisiplinan Covid-19. (Media Dayak : ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Kav Rinaldi Irawan mengatakan melalui apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanggulangan dan mitigasi bencana alam dalam rangka menghadapi bencana alam di Provinsi Kalteng ini, marilah kita tingkatkan sinergitas TNI-Polri dengan instansi terkait guna menyamakan langkah dan strategi dalam menanggulangi bencana alam.

“Untuk itu, perlu ditegaskan bahwa kesiapan penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas TNI-Polri, pemerintah daerah maupun instansi terkait, tapi merupakan tugas semua pihak,” kata Dandim 1013 sambutan Kapolda Kalteng IrjenPol Dr Dedi Prasetyo pada kegiatan apel gelar pasukan penanggulangan dan mitigasi bencana alam dalam rangka menghadapi bencana alam, Kamis 31 desember 2020 di halaman Kantor Bupati Barito Utara.

Dandim berharap apel gelar pasukan kesiapsiagaan ini dapat menjadi manifestasi kesiapan pemerintah daerah, TNI-Polri maupun instansi terkait sebagai bentuk penguatan konsolidasi di semua lini dan menjadi bukti bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Provinsi Kalteng.

Disampaikannya, harus kita sadari bersama bahwa peralatan dan sarana prasarana pendukung yang dimiliki oleh masing-masing instansi dalam rangka menghadapi bencana alam di wilayah Provinsi Kalteng masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, jelasnya, perlu adanya partisipasi, kerja sama dan koordinasi yang baik dari instansi terkait untuk menyiapkan peralatan serta satuan tugas penanggulangan bencana alam sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawabnya, sehingga satuan tugas bersama peralatannya siap digerakkan sewaktu-waktu ketika musibah bencana alam itu terjadi. “Dan dalam pelaksananya bertindak sebagai leading sektor adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di tingkat provinsi dan kabupaten / kota,” kata dia.

Lebih lanjut Dandim, Kapolda Kalteng berpesan agar masing–masing satuan tugas siapkan mental dan fisik yang prima dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, hindari timbulnya ego sektoral dalam penanganan tugas penanggulangan bencana alam di wilayah Provinsi Kalteng. “Dengan demikaian kita akan mampu mengatasi kendala yang dihadapi dalam menyelamatkan warga masyarakat yang menjadi korban bencana alam,” pungkasnya. (lna)

image_print

Pos terkait