Juru Bicara Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng dr Caroline Ivonne. (Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya Media Dayak
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan pesan (amanat) yang disampaikan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
“Bapak Presiden Joko Widodo meminta kepada semua pihak baik itu Pemerintah maupun semua komponen masyarakat dari pusat sampai daerah jangan kendor dan tetap disiplin jalankan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata dr Caroline Ivonne dari tim komunikasi publik saat gelar press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng, Selasa (3/11/2020).
Pelaksanaan protokol kesehatan secara disiplin dan patuh syarat utama mencegah dan menekan penyebaran covid-19 di seluruh tanah air. “Dengan hal ini, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng meminta kepada warga yang mengeluhkan gejala agar segera melakukan pemeriksaan. Serta meningkatkan pelacakan bagi orang yang kontak dengan penderita covid-19,” kata dr Caroline Ivonne melalui live streaming facebook Mmctv Kalteng.
Bagi warga yang bergejala mirip penderita covid segera lakukan testing minimal swab antigen atau PCR untuk memastikan status penyakit yang dialami. “Apabila positif terus aktif lakukan tracing penelusuran kontak dan segera diobati treatment sesuai status pasien positif tersebut. Jika tanpa gejala, gejala ringan atau sedang bisa dilakukan isolasi mandiri di rumah bagi yang mampu atau penginapan yang siapkan pemerintah atau swasta,” terangnya.
Sementara itu, untuk pasien gejala berat atau kritis yang perlu mendapat penanganan serius di Rumah Sakit covid-19 dibawa saat awal terkena sehingga bisa selamatkan pasien.
“Kemungkinan bahwa pandemi covid-19 masih jauh dari akhir, salah satu cara untuk mengendalikan pandemi yaitu dengan cara taat protokol kesehatan. Perpaduan 4M dan 3T ayo dilakukan secara padu pemerintah dan semua komponen masyarakat niscaya bisa mengurangi angka orang tertular, meningkatkan orang sembuh dan menekan angka kematian akibat penyakit covid-19,” timpalnya.
Protokol kesehatan saat ini berguna ibarat obat dan vaksin bagi siapa saja dalam menghadapi covid-19. “Bapak Presiden Joko Widodo sebelumnya mewanti-wanti munculnya gelombang kedua penularan covid-19 seperti yang terjadi di sejumlah negara di Eropa. Bapak Presiden meminta semua pihak untuk tetap waspada,” pungkas juru bicara tim komunikasi publik. (Ytm/Lsn)











