Kuala Pembuang, Media Dayak
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Untung Suropati, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Untuk menangani situasi ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Seruyan, BPBD Kabupaten Seruyan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), KPHP, dan Kecamatan Seruyan Hilir, melakukan operasi pemadaman yang cepat dan efektif.
Kegiatan ini diawali pada hari Kamis (21 /09/2023), sekitar pukul 10.30 WIB, ketika tim gabungan menerima informasi tentang titik Hot Spot di lokasi tersebut. Tanpa menunggu waktu lama, pada pukul 10.45 WIB, tim gabungan telah berkumpul dan melakukan apel di kantor BPBD Kabupaten Seruyan.
Personel dari berbagai instansi terlibat dalam operasi pemadaman, termasuk BRIPTU YOGA A.P. dari Polres Seruyan, serta personel TNI seperti KOPDA DWI dan PRAKA ARIF. BPBD Kabupaten Seruyan juga berkontribusi besar dengan melibatkan sejumlah tenaga terlatih seperti ARMAN TANJUNG, SURYA WIRANATA, ALPIAN NOOR, DEDY IRAWAN, AGUS SOPYAN, MISDIANTO, IWAN, IRWANDI, ADE, dan SYARIF.
Dalam upaya pemadaman ini, tim gabungan juga dibantu oleh personel Damkar, termasuk RIZAL dan KRISNA, serta BAHRULLAH dari Kecamatan Seruyan Hilir. Dengan kerja sama yang erat, mereka berhasil memadamkan api yang melanda area tersebut.
Kapolres Seruyan Polda Kalteng, AKBP Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K., M.H, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kerja keras tim gabungan dalam mengatasi karhutla ini. “Ini adalah contoh bagaimana kerja sama lintas instansi dapat mengatasi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kami berterima kasih kepada semua yang terlibat dalam upaya pemadaman ini,” ujarnya.
Operasi pemadaman berakhir sekitar pukul 14.00 WIB, dengan situasi yang kini telah relatif aman dan kondusif. Tindakan cepat dan kerja sama antarinstansi menjadi kunci kesuksesan dalam menangani ancaman karhutla ini, yang dapat memberikan perlindungan bagi lingkungan dan masyarakat setempat. (Hms/Lsn)













