Tiga Point Penting Berkaitan dengan Implementasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah

RAPAT KERJA-Bupati Barito Utara H Nadalsyah didampingi Ketua DPRD Barito Utara Hj Mery Rukaini dan Sekda Ir H Jainal Abidin menghadiri rapat kerja pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Barito Utara di gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis (11/2/2021). (Media Dayak:Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Bupati Barito Utara (Barut), H Nadalsyah menekankan tiga point penting berkaitan dengan implementasi akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang nantinya juga sangat berhubungan dengan LPPD Kabupaten Barito Utara dan LKPJ Bupati Barito Utara. Demikian dikatakan, Bupati pada rapat pemerintahan dan pembangunan di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis (11/2/2021) yang dihadiri Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini, Sekda H Jainal Abidin, Unsur FKPD dan kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara.

Ketiga point tersebut, kata Bupati, pertama agar setiap kepala perangkat daerah berkomitmen penuh dalam implementasi sistem akuntabilitas kinerja di tempat kerja masing-masing. “Saya ingin agar setiap kepala perangkat daerah bisa terjun langsung dalam impelemtasi ini. Setiap perangkat daerah wajib memenuhi setiap kelengkapan dokumen sakip mulai dari perencanaan, pengawasan sampai dengan pelaporannya sesuai dengan ketentuan dan waktu yang telah ditetapkan,”kata Bupati.

Kedua, katanya, agar setiap dokumen perencanaan yang telah disusun, mulai dari rencana pembangunan jangka menengah daerah, rencana strategis perangkat daerah, rencana kinerja tahunan sampai dengan perjanjian kinerja, benar-benar menjadi pedoman dalam bekerja. “Jangan ada yang melenceng dari tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Sumber daya yang tersedia harus benar-benar dikerahkan untuk pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan. Hindari penganggaran untuk program-program yang kurang relevan dan tidak tepat sasaran,”tegas Bupati.

Yang ketiga, lanjutnya, mulai saat ini agar kita mengubah mind set kita, dari sekedar bekerja menjadi berkinerja. Dalam arti, bukan hanya bekerja agar program dan kegiatan terlaksana dan anggaran terserap, tetapi bagaimana agar program dan kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut, bisa tepat sasaran dan memberikan dampak serta manfaat bagi masyarakat. Lebih lanjut dikatakan Bupati, budaya kinerja ini harus ditumbuhkan mulai dari tataran pejabat tertinggi sampai dengan pejabat pada level terendah. Sehingga, sebagai tindak lanjut perjanjian kinerja.

Setiap pejabat jelasnya harus mampu menetapkan sasaran dan indikator yang jelas, terukur dan relevan sehingga menghasilkan kinerja yang baik. Kinerja pejabat pada level terbawah harus mendukung kinerja pejabat yang ada diatasnya sehingga dengan demikian semua akan berkinerja mencapai tujuan bersama. “Untuk itu saya berharap agar target-target indikator kinerja yang sudah berhasil dicapai dengan baik pada tahun 2020 kemarin bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di tahun 2021 ini. Sebaliknya target-target yang belum bisa dicapai agar segera dievaluasi dan dicarikan solusinya agar bisa dicapai dengan baik kedepannya,” tegas Nadalsyah.

Selanjutnya, Bupati menambahkan mari kita mengawali kinerja tahun 2021 ini dengan lebih semangat dan optimis serta berusaha meningkatkan etos kerja dan kedisiplinan guna memberikan pengabdian terbaik bagi Kabupaten Barito Utara. (lna/rsn)

image_print

Pos terkait