Tiga Kecamatan di Gumas Jadi Lokasi Pembangunan SPPG

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing.(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati (Wabup) Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing menyampaikan, tiga kecamatan di Gumas resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang nantinya sebagai wadah meningkatkan status gizi anak-anak, dalam upaya pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas hidup serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Gumas, serta kelompok rentan, yaitu peserta didik, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Tiga bangunan SPPG yang minta dibangun di wilayah terluar di Gunung Mas, Pak bupati telah menunjuk dtuga kecamatan yakni Kecamatan Damang Batu, Miri Manasa dan Kahayan Hulu Utara (Kahut),” ucap Efrens, Rabu (3/9/2025).

“Sebenarnya kita diminta mengusulkan lebih banyak lagi, mudah-mudahan ke depan kita akan usulkan lagi di kecamatan yang lainnya yang belum kita usulkan,” tambah Efrens.

Efrens menjelaskan tujuan dibangunnya SPPG  di tiga kecamatan itu yakni untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang sehat dan seimbang, sehingga dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia khususnya di Kabupaten Gumas dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“SPPG itu kan juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat setempat melalui pembelian produk lokal dan penyerapan tenaga kerja lokal, serta mengurangi masalah gizi seperti stunting dan kekurangan gizi pada anak-anak serta ibu hamil,” terang Efrens.

Perlu diketahui, SPPG nerupakan fasilitas pendukung distribusi MBG, difungsikan sebagai pusat penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi bahan pangan bergizi untuk sekolah-sekolah serta ibu hamil.

Adanya SPPG juga menjamin kualitas pangan yang disalurkan dalam program MBG bisa lebih terjaga, baik dari segi kebersihan, keamanan, maupun nilai gizinya.

Gedung SPPG juga memudahkan pendistribusian makanan bergizi ke seluruh satuan pendidikan, termasuk di wilayah terpencil, sehingga manfaat MBG dapat dirasakan merata.(Nov/Aw)

image_print

Pos terkait