Kuwu Senilawati
Palangka Raya, Media Dayak
Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta pihak Pemerintah Daerah untuk memperhatikan kondisi mahasiswaasal Kalteng yang saat ini sedang menempuh pendidikan perkuliahan diluar daerah. Pasalnya, para Mahasiswa tersebut sangat merasakan dampak dari Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sedang terjadi di seluruh wilayah Indonesia saat ini.
Menurut anggota DPRD Provinsi Kalteng Kuwu Senilawati, apa yang dialami oleh Mahasiswa Kalteng tersebut perlu menjadi perhatian bersama, mengingat kondisi mereka yang saat ini sedang dalam kesulitan karena dampak dari COVID-19, baik dari segi kebutuhan pokok hingga anggaran untuk melanjutkan kuliah.
“Pemerintah Daerah juga adalah orang tua mereka, maka sudah sewajarnya lah memperhatikan kondisi dan kesulitan Mahasiswa kita yang kuliah di luar Kalteng, terlebih di tengah pandemi COVID-19,”Ucap Kuwu Senilawati, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Jumat (15/5).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengingatkan,agar Pemprov Kalteng hendaknya tidak hanya terfokus memperhatikan dampak pandemi Covid-19 di dalam Kalteng saja, tetapi juga memperhatikan kondisi Mahasiswa maupun pelajar yang menuntut ilmu atau belajar di luar Kalteng, sebab mereka saat ini jauh dari orang tua dan keluarga.
“Mengingat mereka adalah bagian warga Kalteng yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Kalteng yang jauh dari orang tua dan keluarga, maka mereka perlu di bantu juga. Selain itu, tidak semua orang tua mahasiswa kuliah di luar Kalteng itu orang tua nya adalah PNS, tapi bisa jadi ada yang bekerja di sektor swasta, yang tentunya juga akan merasakan dampak pandemi Covid-19,”Ujarnya
Selain itu, sambungnya, besaran dari anggaran refocusing yang dikelola oleh Pemprov Kalteng, yang berkisar Rp.739 miliar, diharapkan juga bisa dialokasikan untuk membantu mahasiswa asal Kalteng yang kuliah di luar wilayah Bumi Tambun Bungai.
“Saya mendorong pemda, agar lebih proaktif melakukan pendataan jumlah mahasiswa yang kuliah di luar wilayah Provinsi Kalteng seperti yang ada di Kota Yogyakarta, Malang, Bandung, Surabaya, Jakarta ataupun kota-kota lainnya juga,”Ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), meliputi pendidikan, kesehatan dan kepariwisataan ini.
Kemudian,Pemerintah Daerah diharapkan bisa memiliki kepekaan terhadap berbagai kesulitan yang sedang dihadapi oleh mahasiswa asal Kalteng yang kuliah di luar daerah.
“Siapa lagi yang bisa memperhatikan kesulitan mereka, kalau bukan pemerintah daerah. Jadi, saya sangat berharap pemerintah daerah, untuk bisa lebih peka dan segera berbuat, dengan membantu kesulitan yang saat ini sedang dihadapi mereka,” Pungkas Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalteng ini.(Nvd)











