Tahap Pertama Barito Utara Terima Sebanyak 1.016 Dosis Vaksin COVID-19

Siswandoyo

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) pada tahap pertama dijadwalkan pada 12 Januari 2021 akan menerima sebanyak 1.016 dosis vaksin COVID-19 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo mengatakan Pemkab Barito Utara akan menerima distribusi vaksin COVID-19 ini dijadwalkan pada Selasa 12 Januari 2021 bersama kabupaten lainnya seperti Barito Selatan, Barito Timur dan Kabupaten Murung Raya.

Dikatakan Siswandoyo, ribuan vaksin Sinovac ini akan disimpan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Barito Utara yang nantinya akan dijaga pihak kepolisian (Polres Barito Utara).

Rencananya sejumlah pejabat didaerah ini diantaranya Bupati Barito Utara H Nadalsyah, Wakil Bupati Sugianto Panala Putra dan Ketua DPRD Hj Mery Rukaini akan mendapat suntikan vaksin pada Kamis (14/1/2021). “Untuk tempatnya masih belum dipastikan apakah di RSUD Muara Teweh atau Puskesmas Muara Teweh,” kata Siswandoyo. 

Siswandoyo mengatakan, pemberian vaksin ini akan diprioritaskan untuk tanaga kesehatan di daerah ini yang mencapai 1.242 orang yang dilakukan secara bertahap.

Dijelaskannya, sebelum diberikan vaksin, tenaga kesehatan yang bertugas sebagai penyuntik vaksin akan mendapat pelatihan tata cara pemberian vaksin secara virtual yang diikuti sejumlah daerah lainnya pada 11-13 Januari 2021. “Untuk lokasi pelayanan biasa dengan mendatangi fasilitas kesehatan seperti RSUD Muara Teweh, Puskesmas dan tempat pelayanan kesehatan lainnya,” kata Siswandoyo yang juga juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Barito Utara ini.

Plt Kadis Kesehatan juga mengajak warga masyarakat di daerah ini untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Ada kategori penerima yang bisa disuntik vaksin COVID-19 sehingga yang belum diberikan vaksin masih tetap mengikuti arahan dan himbauan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan,” ujar Siswandoyo. (lna/Lsn)

image_print

Pos terkait