Shalahuddin Mulai Proyek Strategis Penataan Kawasan Kumuh dan Waterfront City di Lanjas

Bupati H Shalahuddin didampingi Wabup Felix Sonadie Y Tingan, unsur FKPD, Kepala OPD saat meninjau lokasi proyek pembangunan penataan kawasan kumuh RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas yang meliputi pelebaran jalan dan pengembangan WFC, Rabu (1/7/2026).(foto:Media Dayak)
 
Muara Teweh, Media Dayak
 
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin secara resmi memulai Groundbreaking Ceremony Proyek Pembangunan Penataan Kawasan Kumuh RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas yang meliputi pelebaran jalan dan pengembangan Waterfront City (WFC). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah relokasi kepada masyarakat terdampak, di Kelurahan Lanjas, Rabu (1/7/2026).
 
Kegiatan tesebut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan, Ketua Komisi I DPRD, Ketua Komisi II DPRD, unsur FKPD, Sekda, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, warga setempat dan undangan lainnya.
 
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin mengatakan pembangunan tersebut merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan penataan kawasan perkotaan yang lebih tertata, bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
 
“Hari ini menjadi saksi sejarah dimulainya proyek strategis penataan kawasan kumuh RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Groundbreaking Ceremony Proyek Pembangunan Penataan Kawasan Kumuh RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas, meliputi pelebaran jalan dan Waterfront City, saya nyatakan dengan resmi dimulai,” tegas Bupati.
 
Menurutnya, Kota Muara Teweh sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi Kabupaten Barito Utara sudah selayaknya memiliki infrastruktur yang memadai sekaligus wajah kota yang lebih indah dan representatif.
 
Ia menjelaskan, melalui proyek penataan kawasan kumuh tersebut, pemerintah tidak hanya memperbaiki kondisi fisik lingkungan, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan lingkungan yang lebih sehat, peningkatan sanitasi, serta kawasan permukiman yang lebih layak huni.
 
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berkomitmen menghadirkan tata ruang perkotaan yang lebih baik. Penataan kawasan ini bukan sekadar mempercantik wajah kota, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, kesehatan lingkungan, dan kenyamanan masyarakat,” ujar Shalahuddin.
 
Bupati menambahkan, pelebaran jalan yang menjadi bagian dari proyek tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas perekonomian.
 
Menurutnya, akses jalan yang lebih luas dan tertata akan memperlancar distribusi barang maupun jasa sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
 
“Jalan merupakan urat nadi pergerakan ekonomi. Dengan akses yang semakin baik, aktivitas masyarakat akan lebih lancar dan biaya distribusi dapat ditekan,” katanya.
 
Lebih lanjut, Shalahuddin menjelaskan bahwa pembangunan tersebut juga menjadi fondasi pengembangan kawasan Waterfront City di tepian Sungai Barito yang diharapkan menjadi ruang publik baru sekaligus ikon Kota Muara Teweh.
 
“Kawasan tepian sungai nantinya akan dikembangkan menjadi ruang publik yang representatif, memiliki daya tarik, serta menjadi kebanggaan masyarakat Barito Utara,” ungkapnya.
 
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menyerahkan sertifikat tanah relokasi kepada masyarakat yang terdampak pembangunan sebagai bentuk kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah.
 
Bupati mengakui proses penataan kawasan memerlukan penyesuaian dari masyarakat, termasuk relokasi tempat tinggal. Namun demikian, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh hak masyarakat tetap terpenuhi.
 
“Kami memahami bahwa proses ini membutuhkan pengorbanan. Karena itu pemerintah akan terus hadir mendampingi masyarakat dan memastikan hak-hak warga terpenuhi demi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” tegasnya.
 
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kelancaran pembangunan dengan semangat Iya Mulik Bengkang Turan, sekaligus menjaga seluruh fasilitas yang dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
 
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merealisasikan program tersebut, mulai dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), ATR/BPN, kontraktor pelaksana, hingga seluruh elemen masyarakat.
 
“Terima kasih atas sinergi dan dukungan semua pihak. Semoga pembangunan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan Kabupaten Barito Utara serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Lna/Aw)
image_print

Pos terkait