KORBAN TENGGELAM-Korban Dewi dan pencarian oleh Tim BPBD, Minggu (29/1/2023) (Media Dayak/DokBPBD Barito Utara)
Muara Teweh, Media Dayak
- Bupati Barito Utara H Shalahuddin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Barito Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan
- Pemkab Barut Launching Program SIP Pintar pada HUT ke 76: Pendidikan Investasi Terbaik Masa Depan Daerah
- Raih Juara II BATARA Expo 2026, Dekranasda Barito Utara: Menjadi Motivasi Terus Berkarya untuk UMKM
Dewi (30) warga Jalan Keladan, RT 06, RW 2, Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, diduga hilang atau tenggelam di Sungai Barito, Minggu (29/1/2923), sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut seorang warga bernama Rhema, korban Dewi pergi mandi dan mencuci ke Sungai Barito, pada Minggu pagi. Namun setelah ditunggu-tunggu sekitar 1-2 jam, korban tak juga kembali ke rumah.
Pihak keluarga dan warga bergegas ke Sungai Barito. Tetapi mereka cuma menemukan ember, gayung, dan sandal korban yang masih berada dimana Dewi mencuci pakaian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Barito Utara, Rijali Hadi Minggu petang, membenarkan bahwa laporan seorang warga di Kelurahan Lanjas diduga tenggelam di Sungai Barito.
“Kronologis sekitar pukul 10.00 WIB, Dewi ini turun ke lanting atau rumah terapung di sungai untuk mandi dan cuci baju. Hingga 11.00 WIB, keluarga korban curiga, Dewi belum kembali ke rumah. Lalu keluarga L menyusul ke lanting tapi korban tidak ada d itempat. Hanya ada sandal dan peralatan cuci, ” jelas Rijali Hadi.
Dari situ, pihak keluarga menduga Dewi tenggelam. Informasi lain yang dilaporkan bahwa Dewi mempunyai riwayat penyakit epilepsi. “Hngga saat ini korban Dewi masih belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian,” ujar dia.(lna/Lsn)












