Foto : Natalia
Palangka Raya, Media Dayak
Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), terus mendorong Pemerintah Daerah untuk membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di tengah masa Pandemi Corona Virues Disease 2019 atau Covid-19.
Menurut anggota Komisi II DPRD Kalteng, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Natalia, Pandemi Covid-19 pada dasarnya tidak hanya berdampak pada satu sektor saja, melainkan semua sektor termasuk perekonomian juga ikut terdampak. Oleh karena itu, dirinya berharap agar para pelaku usaha yang bergerak dibidang UMKM bisa mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah.
“Kenyataannya saat ini adalah Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada satu lini, melainkan semua lini juga ikut terdampak termasuk merosotnya Perekonomian khususnya daya beli masyarakat. Sehingga kita berharap para pelaku usaha UMKM bisa mendapat perhatian dari Pemerintah,” ucap Natalia, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Senin (10/8).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, permasalahan lain yang juga dihadapi oleh UMKM di wilayah Bumi Tambun Bungai adalah, sulitnya mengajukan pinjaman Perbankan, mengingat adanya kekhawatiran dari pihak Bank terkait masalah pembayaran pinjaman tersebut ditengah kemerosotan ekonomi di sektor UMKM.
“Kita mengerti bahwa perbankan memiliki kebijakan sendiri terkait pengajuan pinjaman dari pihak UMKM dan ditengah masa Pandemi seperti saat ini, sangat wajar apabila ada kekhawatiran dari pihak Perbankan terkait peminjaman modal usaha bagi UMKM. Namun kita tetap mendorong agar pihak Pemerintah bisa mencari solusi agar UMKM tidak semakin terpuruk,” pungkas Politisi dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalteng ini. (Nvd)













