RAKOR DAN SINKRONISASI-Pemkab Barito Utara bersama instansi terkait saat melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) dan sinkronisasi serta miminimalisasi hambatan berlayar di sepanjang sungai Barito, di aula BappedaLitbang, Rabu (11/11/2020). (Media Dayak/Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara (Sekda Barut) Ir H Jainal Abidin mengatakan rapat koordinasi dan sinkronisasi antara lalu lintas angkutan jalan dan lalu lintas angkutan sungai di Barito Utara ini untuk mencari solusi yang terbaik.
“Kita menyelenggarakan rapat ini dalam rangka menginventarisir permasalahan yang muncul dan sekaligus mencari alternatif solusi pemecahan masalah yang ada saat ini, jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang harus diselesaikan,” kata Sekda H Jainal Abidin, usai mengikuti rakor dan sinkronisasi di aula BappedaLitbang, kemarin.
Dikatakan Sekda, dari sekian banyak permasalahan terkait dengan penggunaan alur sungai yang melintasi jembatan dan rencana jembatan di wilayah Kabupaten Barito Utara khususnya.
“Karena kebijakan itu banyak ada pada instansi baik di Kalteng maupun melibatkan UPT Rangga Ilung, Navigasi Banjarmasin, Dinas PUPR Kalteng, Dinas Perhubungan Kalteng dan juga pada pihak dunia usaha dan juga kelompok masyarakat. Untuk itu kegiatan rapat koordinasi dan sinkronisasi ini diadakan,” kata Sekda H Jainal Abidin.
Ini kata Sekda Jainal Abidin, ada tantangan, ada masalah yang dihadapi, bagaimana kita mencari solusi untuk pemecahan masalahnya, jangka pendek yang bisa dilakukan apam jangka menengahnya apa dan jangka panjangnya apa yang kita lakukan nanti.
Untuk jangka menengahnya, kita mengusulkan revisi Perda Kalteng nomor 8 tahun 2015. Di dalam perda tersebut juga bisa disiasati saat tongkang akan melintas jembatan pada malam hari, dengan catatan ada pos pengawasan terpadu, perhatikan kedalaman alur, perkuat tenaga asist serta penerangannya di jembatan seperti siang.
Plt Kadis Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy menyambut baik kegiatan rakor dan sikronisasi ini, agar alur sungai ini betul-betul untuk bisa dimaksimalkan dengan baik. Karena saat ini potensi sungai di Kalteng merupakan alur strategis yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena di pergunakan untuk angkutan pertambangan dan hasil perkebunan.
“Kita berharap dari hasil pertemuan ini ada kesepakatan yang ditindaklanjuti secara teknis antara instansi terkait dengan pelaku-pelaku jasa usaha. Disatu sisi pelaku usaha bisa berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan dan di sisi lain masyarakat juga mendapatkan kebutuhan dari sisi ekonomis dengan memberikan pelayanan-pelayanan atau jasa kepada pelaku usaha disepanjang alur sungai Barito,” harap Plt Kadis Perhubungan Kateng. (lna/Lsn













