Sekda Dorong Koperasi Laksanakan Reformasi

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri saat membuka membuka Rakerda Rancangan Pusat di Bidangi Koperasi di  Palangka Raya, Jum’at (13/3). (Media Dayak Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Minimnya perkembangan dan pertumbuhan Koperasi di Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat lembaga koperasi itu belum banyak membantu peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah ini.

Hal tersebut membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri pada Rakerda Perencanaan Pusat dan Daerah bidang Koperasi, mendorong koperasi untuk melaksanakan langkah-langkah reformasi. “Dengan demikian diharapkan akan mampu memberi keuntungan (benefit, red) bagi anggotanya,” ujar Sekda saat membuka Rakerda Rancangan Pusat di Bidang Koperasi di Palangka Raya, Jum’at (13/3).

Sekda mengatakan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian yang sangat panting dalam perekonomian di Kalteng yang berbasis kerakyatan.

Namun pada kenyataannya, menurut Sekda masih ditemui permasalahan diantaranya dalam pengembangan dan memajukan usaha, seperti masih lemahnya daya saing, sumber daya  manusia, akses permodalan. manajemen teknologi dan pemasaran.

“Tentunya kita semua sepakat bahwa sebuah program kegiatan bukanlah produk akhir akan tetapi bagaimana program kegiatan itu sendiri,” tegasnya.

Sekda mencontohkan,dari 3.146 koperasi yang aktif hanya 2.394 dan yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) baru 374 buah, atau 19,76 persen saja. 

“Kedepan diharapkan lebih banyak lagi melaksanakan RAT, pasalnya melalui RAT merupakan sarana melaksanakan pelaporan perkembangan usaha kepada anggotanya,” urainya.

Ia mengungkapkan, salah satu pengembangan usaha disarankan bisa mengelola pasar tradisional, melaksanakan pelatihan koperasi, UMKM maupun SDM koperasi, dan sistem pemasaran produk melalui online.

“Berikutnya mampu memfasilitasi pembuatan akta Koperasi, fasilitasi KUR maupun permodalan dari berbagai pihak, maupun standarisasi mutu produk UMKM,” terangnya.

Diakui, Sekda dari jumlah koperasi yang aktif, baru 320 yang memperoleh NIK, sehingga diharapkan terkait program koperasi 2020-2024 menyesuaikan dengan RPJMD Kalteng, guna mencapai Kalteng Berkah.(Ytm/Lsn)

image_print

Pos terkait