
DI RUMAH KELUARGA-Jenazah Saiful Rahman (31) korban tenggelam saat disemayamkan di rumah keluarga, di Kecamatan Lahei.(Media Dayak : Polsek Lahei)
Muara Teweh, Media Dayak
Saiful Rahman alias Tuan (31) warga desa Nihan Hilir, kecamatan Lahei Barat, kabupaten Barito Utara (Barut) yang menceburkan diri ke sungan Barito Barito tepatnya dekat fery penyebrangan Uja, di RT 02, kelurahan Lahei II, kecamatan Lahei pada Jumat (8/3) sekitar pukul 22.00 WIB, akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa pada Minggu (10/3) sore.
Ditemukannya mayat Saiful Rahman ini berkat kerja keras tim gabungan BPBD, Polsek Lahei, Koramil Lahei dibantu warga. Setelah dilakukan pencarian sekitar 40 jam, mayat Saiful (31) yang merupakan pekerja swasta ini ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi ia menceburkan diri.
Sebelum korban terjun ke sungai, ada dua saksi yang saat itu berada di TKP, yakni Tudin dan Uja sempat mendengar korban berteriak- teriak di jalan depan masjid lalu berjalan ke pantai Sungai Barito.
Kapolres Barito Utara, AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek Lahei, AKP Tommy Palayukan, mengatakan, mayat Saiful pertama ditemukan oleh Dedi yang pada saat mau mandi.
“Saudara Dedi ini yang pertama kali melihat ada mayat mengapung, kemudian langsung diberitahukan kepada Tim BPBD bahwa korban telah ditemukan mengapung di Das Barito, kelurahan Lahei I di pinggir sungai,” kata Kapolsek Lahei.
Kemudian korban (jenasah) dibawa ke rumah Solihin keluarga korban dan rencananya proses pemakaman dilaksanakan di rumah keluarga tersebut. Polsek Lahei telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan akan melakukan visum akan tetapi pihak keluarga menolak dilakukan visum.
“Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum terhadap korban Saiful Rahman dan mereka sudah mengikhlaskan korban meninggal dunia karena tenggelam,” kata Kapolsek Lahei AKP Tommy Palayukan. (lna)













