Safari Ramadhan, Bupari Serahkan Bantuan Rumah Ibadah 

MENYERAHKAN – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, menyerahkan bantuan rumah ibadah kepada pengurus masjid saat melaksanakan safari Ramadhan di Desa Nanga Belantikan, Kecamatan Belantikan Raya, Sabtu (17/04/2021). (Ist/Media Dayak)

Nanga Bulik, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Setelah sebelumnya ke desa Suja, Kecamatan Lamandau,Sabtu (17/04), Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana kembali melaksanakan safari ramadhan. Kali ini desa tujuannya adalah Desa Nanga Belantikan, Kecamatan Belantikan Raya. Dalam safari ramadhan tersebut, Bupati tak hanya berkunjung ke desa-desa dan bersilaturahmi dengan warga. Namun, dirinya juga menyerahkan bantuan untuk rumah ibadah.

Seperti saat melaksanakan safari ramadhan hari ke 2 di Masjid Nurul Hasanah, Desa Nanga Belantikan, Bupati yang juga sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lamandau, menyerahkan bantuan hibah untuk Masjid Riyadhus Sholihin Batu Selipi Rp.60.000.000,- dan Bantuan bahan bangunan mushola Al-falah Desa Sungai Buluh.

Pada kesempatan itu, juga disi dengan penyerahan bantuan uang dan beras untuk anak yatim melalui program lamandau tersenyum Badan Wakaf Indonesia (BWI) Lamandau serta penyerahan bantuan untuk ibu pasca melahirkan dari BPBD Lamandau berupa perlengkapan bayi. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, safari ramadhan merupakan wahana bagi pemerintah daerah/Bupati menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

“Safari Ramadhan ini adalah momentum untuk tetap mempererat tali silaturahmi, menjaga kekompakan dan kebersamaan, serta hubungan yang harmonis dalam upaya membangun Kabupaten Lamandau kearah yang lebih baik,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, Kabupaten Lamandau masih terus membenahi diri dalam rangka meningkatkan pembangunan.

“Kami berharap agar perbaikan infrastruktur jalan pasca banjir beberapa waktu lalu bisa dipercepat dengan bantuan dunia usaha yang beroperasi dilingkungan Desa Nanga Belantikan,”harapnya.

Dalam kesempatannya itu pula, Bupati juga mengapresiasi Desa Nanga Belantikan dalam hal penerapan Protokol Kesehatan COVID-19, hal ini dibuktikan bahwasanya Desa Nanga Belantikan Zero Kontaminasi sejak awal pandemi hingga saat ini. (Tin/Rsn)

image_print

Pos terkait