RSUD Lamandau Produksi APD Secara Mandiri

Pegawai dan staf, saat membuat Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis. (Media Dayak/Rsn)

Nanga Bulik, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, selain kekurangan tenaga perawat, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamandau juga masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis.

Karenanya, untuk untuk memberikan rasa aman sekaligus melindungi diri, khususnya para karyawan dan pegawainya, RSUD Lamandau memproduksi APD secara mandiri.

“Ya, Kami (RSUD Lamandau, Red) memang memproduksi APD secara mandiri, khususnya Face Shield (pelindung wajah),” ungkap Direktur RSUD Lamandau, dr. Ning Agustina kepada Wartawan, Rabu (1/4).

Dikatakannya, face shield yang diproduksi pihaknya terbuat dari bahan yang sederhana dan mudah didapat.

“Produksi Face Shield ini merupakan inisiatif dari pegawai dan staf RSUD Lamandau,”ungkapnya.

Tujuannya, lanjutnya, adalah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyebaran virus Corona (Covid-19) dan khususnya memberikan rasa aman bagi tenaga medis yang berjuang di garis terdepan.

Sementara, sebelumnya, Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, juga pernah menyampaikan, APD untuk tenaga medis adalah hal yang harus dipenuhi. Bahkan, dirinya memastikan khusus APD tenaga perawat saat ini dalam tahap pemenuhan. (Rsn)

image_print

Pos terkait