Anggota DPRD Provinsi Kalteng Okki Maulana (Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kalteng Tahun 2026 harus benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan semata-mata mengejar target administratif.
“RKPD Kalteng 2026 harus disusun secara responsif dan tepat sasaran, terutama untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan dan daerah yang masih mengalami keterbatasan pembangunan,” ungkap Okki, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, arah kebijakan pembangunan daerah ke depan perlu memberi perhatian serius pada pemerataan infrastruktur. Ia menilai, infrastruktur yang memadai menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Pemerataan infrastruktur sangat penting karena akan membuka akses ekonomi, pendidikan, serta pelayanan dasar bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini masih tertinggal,” katanya.
Selain sektor infrastruktur, Okki juga mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat agar pembangunan yang dilaksanakan memberikan dampak langsung bagi warga.
Program pemberdayaan yang memanfaatkan potensi lokal dinilai mampu meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus menekan kesenjangan antarwilayah.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesinambungan program pembangunan agar capaian yang telah diraih tidak terhenti di tengah jalan. “Perencanaan yang berkelanjutan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Kalteng,” tegasnya.
Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai Golongan Karya ini optimistis, dengan perencanaan yang berpihak pada rakyat, pemerataan pembangunan di Kalteng dapat terwujud secara nyata dan berkeadilan. (Ytm/Lsn)










