Ritel Modern Tidak Sampai Mematikan Usaha Kecil

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya Rawang. (Media Dayak/Isen Mulang)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya Rawang mengatakan, pendirian Alfamart dan Indomaret maupun paritel berjejaring pada titik kawasan penduduk, tetap mengacu ketentuan dan aturan pemerintah daerah.

Untuk Kota Palangka Raya, telah diatur dalam peraturan daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2014 tentang pengaturan pasar modern di Kota Palangka Raya.

“Dalam perda ini sudah mengatur ketentuan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Terutama bagi ritel modern berjejaring,” kata Rawang, Kamis (1/7/2021).

Sementara itu bicara soal regulasi pembatasan jumlah ritel modern di Kota Palangka Raya, secara umum kata Rawang tidak ada ketentuan yang mengikat sepanjang setiap berdirinya ritel modern, telah memenuhi serta menyanggupi ketentuan dalam peraturan yang sudah ada.

“Perlu diketahui, sejauh ini keberadaan ritel modern tidak sampai mematikan pasar tradisional, kios, warung ataupun kelontong yang ada di sekitar,” tukasnya.

Malah jelas Rawang, keberadaan paritel berjejaring tersebut membawa dampak positif, dalam banyak sisi. Di antaranya mampu menyerap tenaga kerja, sehingga mengurangi angka pengangguran

“Dalam satu ritel itu membutuhkan 5 sampai 10 orang tenaga kerja atau lebih. Nah, ini sudah membantu dalam hal mengurangi angka pengangguran,” terangnya.

Tidak hanya sampai di situ, para pelaku usaha ritel modern tersebut telah menjalankan ketentuan sebagaimana MoU. Contohnya memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk menjual barang hasil produksinya sepanjang sesuai prosedur yang diinginkan ritel modern.

Pada sisi lain yang perlu diketahui imbuh Rawang, toko modern sejatinya mempunyai pangsa pasar tersendiri. Itu dapat dilihat dari pembelinya yang kebanyakan dari kalangan menengah ke atas. “Iya, ini karena harga jual barang sedikit lebih tinggi dibanding harga perdagangan tradisional,” tuturnya.

Terlepas dari itu ungkap dia, kehadiran ritel modern selain sebagai pertanda bergeraknya perekonomian, di satu sisi kehadirannya memberi perwajahan majunya sebuah kota. “Bagi usaha kecil, tentu bisa meniru marketing, desain ataupun manajemen yang dilakukan ritel modern,” pungkasnya. (MCIM/Ytm/Lsn)

image_print

Pos terkait