Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, Kapolres AKBP Irwansah, sejumlah pejabat eselon II dan III serta peserta Ajang Kreatifitas Remaja Kabupaten Gumas di GPU Damang Batu, Kamis (31/3) malam. (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Remaja kita saat ini dalam kondisi memprihatinkan, dimana kasus pernikahan usia dini, seks pranikah dan penggunaan napza semakin meningkat, serta isu nasional terkait stunting yang dimana pencegahannya dapat kita lakukan sedini mungkin sejak remaja dengan adanya pemberian edukasi stunting.
Hal demikian disampaikan Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong pada kegiatan Malam Puncak Ajang Kreatifitas Remaja Kabupaten Gumas di GPU Damang Batu, Kamis (31/3) malam.
“Remaja juga merupakan penentu kita menerima bonus demografi atau tidak, kuncinya jika remaja berkualitas, penduduk akan berkualitas, maka kita akan menerima bonus demografi,” kata Jaya.
Bupati menyatakan semua kita bersama-sama mendukung segala kegiatan yang bertujuan untuk membangun kreativitas, bakat dan potensi remaja, agar remaja-remaja kita dapat bertumbuh dan berkembang diwadah yang positif.
“Saya selaku ayah Genre Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik kegiatan ini. Kegiatan ini dapat menjadi penggerak kebangkitan generasi remaja Kabupaten Gunung Mas yang kreatif, inovatif dan tentunya berencana,” kata Jaya.
Dia berharap remaja-remaja Gumas yang mengikuti kegiatan dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan karakter remaja, yang menjauhi pernikahan dini, seks pra nikah dan napza, agar menjadi remaja yang tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan.
“Perencanaan masa depan remaja perlu menjadi perhatian kita bersama, karena kualitas bangsa ditentukan oleh kualitas penerusnya. Kita perlu mempersiapkan generasi muda yang tegar dan siap dalam menciptakan keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera,” tuturnya. (Nov/Aw)












