Salah seorang lansia saat disuntik vaksin, Kamis (29/04/2021). (Media Dayak/Tin/Rsn)
Nanga Bulik, Media Dayak
Hingga kini, vaksinasi di Kabupaten Lamandau masih terus dilakukan. Kamis (29/04/2021), Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Polres Lamandau bekerja sama dengan Pemkab Lamandau melaksanakan vaksinasi COVID-19.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di aula Bappeda Kabupaten Lamandau dengan sasarannya adalah para guru dan Lansia. Seperti biasanya, calon penerima vaksin terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan bisa divaksin. Bersama Kapolres Lamandau, Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, secara langsung memantau pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.
“Vaksinasi massal hari ini berjumlah sekitar 200 orang, sasarannya guru dan Lansia. Diharapkan, ini menjadi triger juga untuk kemauan ikut divaksinasi terhadap masyarakat,” ungkap Bupati.
Adapun data vaksinasi kita, lanjut dia, belum ditambah dengan yang hari ini baru sekitar 5.000 orang lebih.
“Kenapa angkanya masih kecil, karena bahan vaksin kita dijatah dari pusat. Jadi berapapun yang datang itulah yang disuntikan ke masyarakat,” jelasnya.
Sementara, saat disinggung perihal larangan mudik tahun 2021 ini dari Pemerintah Pusat, Bupati menyatakan, pihaknya bersama unsur FKPD telah sepakat mendukungnya.
“Hal ini tidak lain untuk mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Lamandau. Karena beberapa warga yang terpapar COVID-19 ini adalah klaster perjalanan dari luar daerah,”bebernya.
Di tempat yang sama, Kapolres Lamandau, AKBP Arif Budi Purnomo, menambahkan bahwa pihaknya telah mendirikan sejumlah pos penyekatan untuk dalam rangka mendukung larangan mudik tahun ini.
“Kita bangun 1 Pos penyekatan untuk antar Provinsi yakni di Delang, kemudian antar kabupaten ada pos Sematu Jaya dan simpang Sepaku serta 1 pos pengamanan dalam kota yakni pos pertigaan jalan Batu Batanggui,”jelasnya. (Tin/Rsn)











