Rapimda I TBBR Barito Utara Perkuat Sinergi Organisasi Adat dan Pemerintah Daerah

RAPIM I TBBR DPD BARITO UTARA-Dewan Pimpinan Daerah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (DPD TBBR) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I yang berlangsung di Aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (26/1/2026).(Media Dayak/Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dewan Pimpinan Daerah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (DPD TBBR) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I yang berlangsung di Aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Forkopimda, tokoh adat, serta perwakilan organisasi masyarakat adat se-Kabupaten Barito Utara.

 

Rapimda I TBBR Barito Utara dilaksanakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, Surat Keputusan Rapat Internal (Rakin), serta koordinasi dengan Dewan Kementerian Karim TBBR Kabupaten Barito Utara.

 

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan pengurus DPP serta delegasi dari sembilan kecamatan di wilayah Barito Utara. Pendanaan kegiatan bersumber dari kas iuran anggota serta dukungan pihak ketiga yang bersifat tidak mengikat.

 

Ketua Panitia Pelaksana, Adrianus Riky K, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Rapimda I ini.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan dan fasilitasi kegiatan ini, serta kepada pihak kecamatan, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah membantu sehingga Rapimda I TBBR Kabupaten Barito Utara dapat terlaksana dengan baik,” ujar Adrianus.

 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, serta berharap Rapimda ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat positif bagi seluruh pihak.

 

Sementara itu, Ketua DPD TBBR Kabupaten Barito Utara, Edi S, Pd, menegaskan bahwa Rapimda I merupakan momentum strategis bagi organisasi untuk melakukan evaluasi kinerja serta merumuskan arah gerak organisasi ke depan.

 

“Rapimda ini sangat penting untuk mengevaluasi kinerja pengurus daerah sekaligus menyusun langkah-langkah strategis organisasi agar tetap solid, kompak, dan selaras dengan AD/ART,” tegas Edi.

 

Ia juga mengajak seluruh pengurus ranting dan anggota pasukan daerah TBBR untuk terus memperkuat sinergi, menjaga soliditas, serta berkomitmen mendukung program-program pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Daerah dan Forkopimda yang dinilai terus membuka ruang komunikasi dan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan adat di Barito Utara.

 

Dari sisi adat, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara, H. Amir Mahmud, yang diwakili oleh pengurus DAD Barito Utara, Dayat, menyampaikan bahwa Rapimda dan rapat kerja organisasi merupakan amanat AD/ART yang harus dijalankan secara konsisten.

 

“Rapat kerja dan Rapimda ini diharapkan mampu melahirkan program-program yang amanah, progresif, dan bersinergi dengan program pembangunan daerah, serta sejalan dengan visi membangun masyarakat Dayak yang beriman, berbudaya, dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Ia berharap forum ini dapat menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat adat Dayak serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Melalui Rapimda I ini, diharapkan lahir rekomendasi-rekomendasi strategis yang tidak hanya memperkuat internal organisasi TBBR, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Barito Utara.(lna/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait