Hauling road (jalan tambang) yang diperbaiki PT VDTM atas permintaan warga sekitar.(Media Dayak/Ist)
Muara Teweh, Media Dayak
PT Victor Dua Tiga Mega (VDTM) di Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, memperbaiki hauling road atau jalan tambang yang sering dimanfaatkan warga setiap hari agar tidak lagi licin dan becek ketika hujan turun.
Masyarakat Desa Jangkang Baru dan sekitarnya, sebagai penerima manfaat, menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya dan rasa peduli PT VDTM.
“Terima kasih PT VDTM karena telah memperbaiki hauling road yang sering kami manfaatkan,” kata Hayannor, salah seorang warga asli kelahiran Desa Jangkang Baru, Jumat (18/2).
Hayannor mengatakan, masyarakat sekitar Desa Jangkang Baru mulai memanfaatkan hauling road sejak lima tahun lalu. Pasalnya, jalan lintas kecamatan dan antar desa dari simpang office PT VDTM menuju jalan tambang PT Pada IDI jembatannya putus dan tidak bisa dilalui.
Pria yang karib disapa Anung ini menyesalkan tindakan oknum warga yang melaporkan PT VDTM dengan alasan kontrol sosial. Dia mempertanyakan laporan oknum tersebut atas pembelian koral masyarakat oleh PT VDTM.
“Ini (laporan,red) juga merugikan warga yang bekerja mencari nafkah di DAS Barito dengan cara mencari pasir koral untuk perbaikan jalan tambang yang sering dilalui warga. Padahal yang mengusulkan perbaikan jalan tersebut warga yang sering melalui jalan itu,” kata dia.
Anung tidak ingin warga yang menjadi korban karena adanya laporan oknum LSM tersebut. “Warga berani bekerja seperti dulu mencari pasir koral untuk dijual demi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.
Sebelumnya, Managemen External PT VDTM, Yasir mengatakan, pihaknya membeli pasir koral dari masyarakat untuk memenuhi permintaan masyarakat setempat agar memperbaiki hauling road.
“Hampir setiap hari warga melalui jalan tambang itu. Yang meminta perbaikan jalan itu adalah warga yang sering melintas. Alasannya, tanjakan di depan office VDTM licin dan dan becek saat hujan sehingga berpotensi mengakibatkan kecelakaan” katanya, Sabtu (5/2/2022).
Kita katanya tidak menyangka kalau perbuatan baik yang kita lakukan ini dipermasalahkan oleh oknum warga. “Untuk suplay batu koral diadakan warga setempat, bahkan kita sempat meminta izinnya. Namun karena warga yang menyuplai ini lokal sehingga kita merasa tidak ada masalah,” kata Yasir.
Untuk diketahui, saat ini akses warga tidak lagi menggunakan jalan antar kecamatan Benao-Lahei Batat yang terletak di Desa Jangkan Baru dan Luwe Hulu, tetapi ikut melintas di jalan tambang (hauling roda) batu bara PT Victor Dua Tiga Mega (VDTM).(lna/Aw)













