MENYAMPAIKAN – Bupati Murung Raya (Mura), Perdie M Yoseph didampingi Kadiskes, saat menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Murung Raya. (Media Dayak/Lulus/Rsn)
Puruk Cahu, Media Dayak
Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Di Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi perhatian serius oleh Bupati Mura, Perdie M Yoseph yang juga sebagai Ketua umum gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Bumi Tana Malai Tolung Lingu itu.
Pasalnya, perusahaan tambang batu bara PT Asmin Kolindo Tuhup (AKT) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Laung Tuhup, turut menyumbang kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 25 orang setelah di tes Swab PCR yang dilakukan oleh tim gugus tugas bersama Dinas Kesehatan setempat.
“Dari 36 orang karyawan menjalani tes Swab PCR dan hasilnya 25 orang dinyatakan positif Covid-19,” Kata Kepala Dinas Kesehatan, dr Suria Siri saat diwawancarai awak media, Jumat (5/2/2021).
Suria mengungkapkan, hal itu disebabkan lemahnya penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan proses scanning yang dilakukan oleh manajemen PT AKT belum memenuhi standar SOP Prokes Covid-19. “Gugus tugas menilai yang dilakukan manajemen perusahaan tersebut masih belum memenuhi standar, apalagi di camp untuk lokasi karantina tingkat penularannya akan lebih tidak terkendali, sehingga tidak menutup kemungkinan akan bertambah yang terkonfirmasi Covid-19 nantinya, “Jelas mantan Direktur RSUD Puruk Cahu itu.
Sementara itu, Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph, meminta kepada pihak manajemen PT AKT lebih serius dan fokus terhadap penanganan Covid-19 ini. Agar angka penyebaran virus corona yang berada di wilayah kerja perusahaan tersebut bisa di minimalisir. “Saya minta manajemen PT AKT lebih kooperatif berkoordinasi dengan tim Satgas. jangan berusaha sendiri namun Proksesnya masih belum memenuhi standar Satgas, karena saya anggap perusahaan ini lalai dalam penerapan Prokes,”tandasnya. (LULUS/Rsn)













