Pertemuan Rutin Ilmiah Keperawatan RSUD Kapuas Bahas Kehamilan Risiko Tinggi dan Pentingnya Cuci Tangan

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala  Kapuas kembali menggelar Pertemuan Rutin Ilmiah Bidang Keperawatan yang dilaksanakan pada Rabu,  31 Juli 2025,  bertempat di Aula Manajemen RSUD Kapuas .(Media Dayak/PromkesRSUDKps)

Kuala Kapuas , Media Dayak

Bacaan Lainnya

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala  Kapuas kembali menggelar Pertemuan Rutin Ilmiah Bidang Keperawatan yang dilaksanakan pada Rabu,  (31/7/2025),  bertempat di Aula Manajemen RSUD Kapuas. Kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan para tenaga keperawatan di lingkungan rumah  sakit.

Acara dibuka oleh  Ners Elvina, Kepala Seksi SDM  dan  Logistik, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus  menjadi sarana berbagi ilmu  dan semangat profesionalisme bagi seluruh perawat dan bidan.

Sesi pertama menghadirkan presentasi Asuhan Kebidanan Kehamilan Risiko Tinggi oleh tim Klinik Kebidanan. Materi disampaikan oleh Bidan Mariwati dengan Bidan Irma  dari  Tim  PONEK sebagai moderator. Dalam  pemaparan tersebut dibahas mengenai tips  menghadapi kehamilan risiko  tinggi dan  empat faktor penyebab utama (4T), yaitu Terlalu muda, Terlalu tua, Terlalu sering melahirkan, Terlalu dekat jarak kehamilan.

Sesi ini berlangsung interaktif, dengan banyaknya peserta mengajukan pertanyaan yang dijawab langsung oleh tim pemateri dari Klinik Kebidanan.

Paparan  berikutnya disampaikan  oleh  Ners  Yayoe Winiarty  yang mengulas secara detail   anatomi dan  fisiologi sistem kardiovaskular. Ia  menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang sistem tubuh  manusia guna menunjang keakuratan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan, khususnya pada pasien dengan gangguan jantung.

Dari sisi pencegahan infeksi, Ners Mega Selvia dari Tim PPI  menegaskan kembali pentingnya 5 momen cuci  tangan serta tata cara pelepasan APD yang benar. Ia  juga mengingatkan agar limbah tajam, seperti  jarum  suntik,  dikelola dengan benar  guna mencegah risiko  luka  tertusuk  pada petugas lain.  Semua unit pelayanan diminta agar mengelola limbah medis secara disiplin dan sesuai prosedur.

Menjelang akhir  kegiatan, Ibu Karolina  Kamala memberikan arahan penutup. Ia mengapresiasi antusiasme peserta dan  menyampaikan harapannya agar ke depan materi  yang disajikan semakin variatif dan  menarik. Dalam  kesempatan yang sama, diumumkan bahwa mulai 6 Agustus 2025,  Klinik Jantung  RSUD Kapuas akan mulai beroperasi setiap hari Rabu dan Kamis, khusus melayani pasien umum.

Pertemuan ditutup  oleh  Ners Elvina yang mengajak seluruh perawat dan  bidan untuk  terus  bersemangat, melayani sepenuh hati,  serta  berkomitmen untuk selalu meningkatkan kompetensi diri demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (PromkesRSUDKps/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait