Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT SMM Bersama Warga Trahean Gelar Kerja Bakti dan Bangun Taman 3R

PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) bersama Pemerintah Desa Trahean dan masyarakat melaksanakan kerja bakti serentak di sembilan RT serta membuat Taman 3R dari ban bekas dump truck dalam rangka mengawali Program Kampung Iklim dan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Desa Trahean, Sabtu (27/6/2026). (Media Dayak/Dok. PT SMM).
 
Muara Teweh, Media Dayak
 
PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) melalui Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) mengawali pelaksanaan Program Kampung Iklim di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, dengan menggelar kerja bakti serentak di sembilan RT dan pembuatan Taman 3R di kawasan Kantor Desa Trahean, Sabtu (27/6/2026) beberapa hari lalu
 
Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
 
Program ini melibatkan Pemerintah Desa Trahean, masyarakat, serta manajemen PT SMM. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan ingin mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan mulai dari tingkat desa hingga rumah tangga.
 
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pembuatan Taman 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan memanfaatkan ban bekas dump truck sebagai pot tanaman hias. Selain mempercantik lingkungan, pemanfaatan ban bekas tersebut menjadi contoh nyata penerapan prinsip pengelolaan sampah melalui penggunaan kembali barang yang sudah tidak terpakai.
 
Kerja bakti yang dilaksanakan di sembilan RT juga diisi dengan pembersihan lingkungan, penataan kawasan permukiman, serta penghijauan di sejumlah titik. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
 
Perwakilan Manajemen PT SMM, Abdul Syukur, mengatakan Program Kampung Iklim merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada aspek pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
 
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan aksi lingkungan yang sederhana, nyata, dan dekat dengan masyarakat. Ban bekas yang diubah menjadi pot tanaman hias menunjukkan bahwa barang yang dianggap tidak terpakai masih memiliki nilai guna. Inilah semangat 3R yang ingin kami dorong bersama Pemerintah Desa Trahean dan masyarakat,” ujarnya.
 
Pemerintah Desa Trahean menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya desa dalam meningkatkan kebersihan lingkungan, penghijauan, dan partisipasi masyarakat.
 
Ke depan, PT SMM berharap Program Kampung Iklim dapat terus berkembang melalui penguatan kelembagaan masyarakat, pengelolaan sampah dari sumbernya, penghijauan desa, serta berbagai aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, sehingga Desa Trahean menjadi desa yang bersih, hijau, dan tangguh menghadapi perubahan iklim. (Lna/Aw)

image_print

Pos terkait