Pengurus DPC PWKI Gumas Resmi Dilantik

Jajaran pengurus DPC PWKI Gumas masa bakti 2024-2029 yang dilantik oleh Ketua I DPD PWKI Kalteng Lety Wati (atas). Ketua I DPD PWKI Kalteng Lety Wati menyematkan secara simbolis lencana kepada perwakilan pengurus DPC PWKI Gumas masa bakti 2024-2029 (bawah).(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masa bakti 2024-2029 resmi dilantik.

Pelantikan dilakukan Ketua I DPD PWKI Kalteng Lety Wati di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Senin (14/10/2024).

Pj Bupati Gumas Herson B.Aden pada sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda Gumas Lurand mengimbau jajaran pengurus DPC PWKI Gumas untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan dengan cara membangun dan memperkuat jaringan komunikasi antar anggota PWKI, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Hal ini  bisa dilakukan melalui pertemuan rutin, forum diskusi, dan platform online,” ucap Lurand. seraya menambahkan “Adakan kegiatan yang melibatkan semua anggota, seperti seminar, lokakarya, retret rohani, dan kegiatan sosial, yang dapat mempererat hubungan dan membangun rasa kebersamaan,”.

Lanjut Lurand, tingkatkan pendidikan dan pelatihan yang fokus pada pengembangan kapasitas organisasi dan kepemimpinan untuk memastikan bahwa semua anggota memiliki kemampuan untuk berkontribusi secara efektif.

“Tingkatkan kedudukan dan peran wanita Kristen Indonesia dengan memperkuat advokasi untuk kesetaraan dan keadilan gender di berbagai forum, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ini termasuk memperjuangkan kebijakan yang mendukung hak-hak wanita,” tukas mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gumas itu.

Lurand juga mengingatkan jajaran DPC PWKI Gumas untuk dapat  melaksanakan program pemberdayaan ekonomi [dalam hal pemberdayaan ekonomi rumah tangga], pendidikan, dan kesehatan bagi wanita, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam masyarakat. 

Menciptakan peluang untuk pelatihan kepemimpinan bagi wanita Kristen untuk memperkuat posisi mereka di berbagai bidang, termasuk di tempat kerja, komunitas, organisasi dan politik.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berharap PWKI Kabupaten Gunung Mas terus berperan aktif dalam meningkatkan kedudukan wanita Kristen di masyarakat, dan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak lainnya untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Tantangan yang kita hadapi tidaklah ringan, namun dengan semangat gotong royong dan kerja keras, saya yakin kita bisa mengatasinya,” papar Lurand.

Sementara, Ketua DPC PWKI Gumas Rayaniatie Djangkan dalam sambutannya menyampaikan, dalam menjabarkan visi misi, PWKI Gumas telah dan akan terus mengadakan kegiatan-kegiatan di berbagai bidang yaitu kerohanian, organisasi dan humas, pendidikan, sosial, kesehatan, lingkungan hidup, ekonomi dan hukum.

“Dalam berkarya DPC PWKI Kabupaten Gunung Mas beserta jajarannya yaitu PAC, menyatukan langkah bersama untuk mewujudkan program kerja sesuai dengan visi dan misi PWKI. Dalam hal pembinaan organisasi, telah terbentuk PAC di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan PWKI sudah diterima di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas,” tutur Raya. 

Figur yang juga anggota DPRD Gumas asal Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang telah dilaksanakan oleh PWKI dalam rangka mewujudnyatakan kasih Allah terhadap sesama umat ciptaan-Nya sesuai degan visi dan misi PWKI, yaitu melaksankan perintah dan amanat Tuhan yang terkandung dalam Alkitab.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan kepada kami [DPC PWKI Gumas] selama ini. Biarlah apapun yang telah kita tabur dengan sukacita dan kerelaan bersama di ladang Tuhan, suatu saat akan menjadi berkat yang melimpah untuk kita tuai bersama-sama.Tuhan Allah memberkati,” tukas legislator 4 periode itu.

Ketua pelaksana kegiatan Sylvia menyampaikan susunan pengurus DPC PWKI Gumas terdiri dari penasehat, pengurus inti dan bidang-bidang, yakni bidang kerohanian, organisasi, pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sosial, hukum dan HAM, teknologi informasi dan humas serta lingkungan hidup. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait