Pemuda Sebagai Penggerak,Motivator dan Garda Terdepan

Sekda Gumas Richard saat menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 dan Ikrar Bersama Anak Bangsa tahun 2024, di Halaman Kantor Bupati Gumas, Senin (28/10/2024).(Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pemuda sebagai penggerak,motivator dan garda terdepan disegala bidang dalam pembangunan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Mas (Gumas) Richard usai menjadi inspektur upacara (irup) pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 dan Ikrar Bersama Anak Bangsa Tahun 2024, dengan mengangkat tema Maju Bersama Indonesia Raya di Halaman Kantor Bupati Gumas,Senin (28-10-2024).

“Bagaimana kita menyiapkan pemuda untuk generasi yang akan datang, menuju Indonesia Emas tahun 2045.Pemuda harus diberi ruang dan kesempatan yang seluas-luasnya dalam mengisi pembangunan di daerah,”kata Richard.

Dia menegaskan pemerintah kabupaten,provinsi dan nasional berkewajiban untuk memovitasi dan memfasilitasi pemuda dalam berpartisipasi mengisi pembangunan kedepan.

“Kami ingin pemuda dapat lebih berperan dalam pembangunan, karena mereka adalah pemilik masa depan.Pemuda harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik,”ujar Richard.

Richard menjelaskan lebih jauh,momentum peringatan hari sumpah pemuda ini merupakan kesempatan untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam pembangunan, baik posisi pemuda tersebut sebagai subjek maupun objek pembangunan.

“Upaya ini dilakukan dalam bentuk pemajuan secara bersama, simultan, sinkron, dan terkoordinasikan dengan bai pada tingkat pusat dan daerah,”tukasnya.

Mantan Kadis PU Murung Raya itu pun mengajak seluruh pemuda untuk bersama-sama melaksanakan berbagai langkah mengembangkan potensi pemuda, melalui aktivitas yang mendorong perkembangan kreativitas dan inovasi para pemuda dengan berbagai cara yang dapat dilakukan.

“Mari bersama buka kesempatan kepada pemuda untuk selalu berpartisipasi dalam seluruh dimensi pembangunan sesuai dengan kompetensi masing-masing,”tuturnya.

Menurutnya, diperlukan kepedulian kepada pemuda melalui perbaikan pelayanan dan tata kelola pelayanan kepemudaan, dukungan sumber daya hingga kondisi kepemudaan menjadi lebih baik. Itu tercermin dengan kenaikan indeks pembangunan pemuda.

“Indeks pembangunan pemuda sangat diperhatikan di segala bidang,”ujar Richard. (Nov/Lsn)

 

 

 

image_print

Pos terkait