Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran melalui Gugus Tugas percepatan penanganan corona virus disease 2019 (ovid-19) Kalteng dr Suyuti Syamsul mengungkapkan Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalteng siap memfasilitasi jika kabupaten/kota yang masuk dalam zona merah penyebaran covid-19 mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Hal tersebut, bukan tanpa alasan kami sampaikan, jika kita mencermati semakin meningkatnya jumlah penderita covid-19 yang positif. Bahkan, saat ini juga sudah ada yang meninggal, angka kematian menjadi meningkat sekarang sekitar 4 persen dan tadi malam juga kita mendapat pemberitahuan lagi, bahwa ada lagi satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di Sampit Kotawaringin Timur,” jelas Suyuti Syamsul mewakili Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Sabtu (11/4).
Suyuti mengungkapkan, jika PDP yang meninggal tersebut positif Covid-19 dari hasil laboratorium, maka angka kematian di Kalteng menjadi 8 persen, dan angka tersebut sudah berada di atas angka Nasional.
“Nah mencermati peningkatan angka yang semakin besar, semakin banyak masih dengan jumlah penderita Covid -19 dan juga kita lihat bahwa di beberapa tempat, dan kita berhasil mengidentifikasi bahwa telah terjadi penularan lokal, maka sesungguhnya, saat ini PSBB itu sudah perlu menjadi sesuatu yang dipikirkan, yang sesuatu yang dipikirkan,”tegasnya.
Ia menyebut, PSBB bisa menjadi sebuah opsi kebijakan di kabupaten/kota yang berzona merah terpapar Covid-19 di daerah ini. Hal ini dilakukan dalam rangka mempekecil resiko penularan lebih meluas lagi sehingga PSBB mulai di pertimbangkan masing-masing tim Gugus Tugas covid-19 kabupaten/kota masing-masing di Kalteng.
“Kalau kita belajar dari provinsi lain misalnya, Provinsi Jawa Barat yang sedang mengusulkan PSBB untuk daerah, Bogor, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya, pengusulan PSBB yang dilakukan Gubernur kepada Kementerian, merupakan atas usulan Bupati/Walikota setempat,”ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng ini.
Pihaknya mengharapkan, hal tersebut bisa menjadi bahan kajian untuk Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten/kota yang berzona merah di Kalteng.
“Kami harapkan teman-teman Gugus Tugas di Kalteng agar memberikan te’la’ah (kajian, red) kepada masing-masing Bupati/Walikota agar sebisanya PSBB mulai di beberapa tempat yang berzona merah, yang angka positifnya makin tinggi dan sudah terjadi penularan lokal,”pungkasnya. (YM)













